Berita

(Foto: Dok. KNPI)

Politik

Rapat Pleno DPP KNPI

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

JUMAT, 16 JANUARI 2026 | 16:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menggelar Rapat Pleno sebagai forum pengambilan keputusan strategis organisasi. 

Rapat pleno tersebut membahas konsolidasi organisasi, program kerja sinergitas dengan pemerintah, serta agenda nasional KNPI ke depan.

Dalam rapat pleno tersebut, Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanapiah secara resmi menetapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) di Banten, Sumatera Utara, Bali, Jawa Timur, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara merupakan langkah sebagai bagian dari penguatan struktur dan regenerasi kepemimpinan KNPI di tingkat daerah/Provinsi.


Kata Ali, Musda ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan penguatan pemuda di daerah dalam menjawab tantangan pembangunan serta memperkuat peran strategis pemuda dalam membangun peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Saya berkomitmen DPP KNPI akan memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan pemuda, juga mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto," ujar Ali Hanapiah dalam keterangan tertulis, Jumat 16 Januari 2026. 

Kesempatan rapat pleno ini juga menetapkan perombakan Kepengurusan DPP KNPI setelah mengevaluasi kinerja program-program bidang dan mengganti pengurus pleno atas assessment kurangnya keaktifan, kurangnya kontribusi, lunturnya komitmen pengurus serta tidak sejalan lagi visi dan misi organisasi.

Selain itu, rapat pleno juga memutuskan penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DPP KNPI Tahun 2026 yang akan diselenggarakan bulan Mei 2026, DPD KNPI Provinsi Jawa Barat terpilih menjadi Tuan Rumah Rakornas DPP KNPI 2026 dengan ketua penyelenggara Waketum Agus Effendi.

Ali Hanapiah menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari komitmen DPP KNPI untuk menjaga soliditas organisasi.

"Kami mengajak seluruh jajaran pengurus dan elemen kepemudaan untuk mendukung dan mensukseskan agenda-agenda organisasi tersebut," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya