Berita

Kemlu RI (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Kemlu Pulangkan 96 WNI dari Arab Saudi, Termasuk Pekerja Sakit dan Kasus Pidana

JUMAT, 16 JANUARI 2026 | 13:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu)RI bersama Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah berhasil memulangkan 96 WNI/PMI dari Arab Saudi.

Pemulangan mencakup 94 WNI/PMI yang sebelumnya berada di Tarhil atau Rumah Detensi Imigrasi Syumaisi, Makkah. Dari jumlah tersebut, 10 orang berjenis kelamin laki-laki dan 84 perempuan. 

Selain pemulangan dari rumah detensi, pemerintah juga memfasilitasi kepulangan satu WNI/PMI dalam kondisi lumpuh akibat sakit, serta satu WNI/PMI yang terkait perkara pidana di Dammam, sebagai bagian dari langkah perlindungan yang bersifat menyeluruh dan humanis.


"Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah berhasil memfasilitasi pemulangan 96 Warga Negara Indonesia atau Pekerja Migran Indonesia dari Arab Saudi," ungkap laporan tersebut.

Seluruh WNI/PMI tersebut tiba di Indonesia pada Jumat, 16 Januari 202, menggunakan penerbangan Saudi Arabian Airlines SV 816, dan mendarat dengan selamat pada pukul 08.15 WIB di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Setibanya di Indonesia, Direktorat Pelindungan WNI Kemlu RI langsung memfasilitasi proses kedatangan dan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Bea Cukai Bandara, serta Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, untuk menjalankan tahapan serah terima dan penanganan lanjutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Pemerintah Indonesia terus berkomitmen memberikan perlindungan, pelayanan, dan pendampingan maksimal kepada seluruh WNI dan PMI, termasuk memastikan proses pemulangan ke Tanah Air berjalan aman, lancar, dan bermartabat," tegas Kemlu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya