Berita

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani dan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Realisasi Investasi 2025 Lampaui Target Prabowo, Tembus Rp1.931,2 Triliun

JUMAT, 16 JANUARI 2026 | 13:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi investasi di sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai Rp1.931,2 triliun. Angka tersebut melampaui target 101,3 persen dari yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp1.905,6 triliun.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani mengatakan di tengah ketidakpastian ekonomi global, capaian ini menandai ketahanan iklim investasi nasional sekaligus memperkuat peran investasi sebagai motor pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

“Tahun 2025 bukanlah tahun yang mudah karena ekonomi global masih diwarnai ketidakpastian, mulai dari pelambatan ekonomi dunia, ketegangan geopolitik, hingga fragmentasi perdagangan internasional. Namun, alhamdulillah target investasi tahun 2025 tercapai dan bahkan melebihi target yang dicanangkan. Sepanjang tahun 2025 total realisasi Rp1.931,2 triliun tumbuh 12,7 persen year on year (yoy),” kata Rosan dalam konferensi pers dikutip pada Jumat, 16 Januari 2026.


Rosan mencatat realisasi investasi Januari-Desember 2025 secara kumulatif mampu menyerap 2,71 juta tenaga kerja. 

Adapun kontribusi investasi di sepanjang tahun ini didominasi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp1.030,3 triliun (53,4 persen), dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp900,9 triliun (46,6 persen). 

Berdasarakan persebaran wilayah, realisasi investasi masih didominasi luar Pulau Jawa sebesar Rp991,2 triliun atau 51,3 persen. Sementara, investasi di Pulau Jawa mencapai Rp940 triliun atau 48,7 persen. 

Dari lima besar lokasi investasi, Jawa Barat menempati peringkat pertama dengan total capaian Rp296,8 triliun atau menyumbang 15,4 persen. Dilanjutkan DKI Jakarta Rp270,9 triliun, Jawa Timur Rp145,1 triliun, Banten Rp130,2 triliun dan Sulawesi Tengah Rp127,2 triliun.  

Sementara itu jika dilihat berdasarkan sektor-sektor investasi, realisasi investasi industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan turunannya masih konsisten mencapai Rp262,0 triliun atau 13,6 persen. 

“Disusul oleh transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar Rp211 triliun (10,9 persen). Pertambangan konsisten di peringkat 3 yaitu Rp199,6 triliun (10,3 persen), jasa lainnya Rp170,5 triliun (8,8 persen), lalu perumahan, kawasan industri dan perkantoran Rp140,4 triliun (7,3 persen),” ungkap Rosan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya