Guru Besar Politik dari Universitas Nasional (UNAS), Prof. Lili Romli. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)
Guru Besar Politik dari Universitas Nasional (UNAS), Prof. Lili Romli. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)
Prof. Lili Romli menegaskan, Pilkada Asimetris sebagai jalan tengah di tengah perdebatan antara pilkada langsung dan pilkada tidak langsung melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Bagi Prof. Romli, terjebak dalam perdebatan antara dua kutub tersebut hanya akan membuang waktu, karena keduanya memiliki landasan hukum dan kelemahan masing-masing. Sebagai solusinya, ia menawarkan skema "bagi peran".
Populer
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
Senin, 14 September 2026 | 21:57
UPDATE
Minggu, 20 September 2026 | 19:41
Minggu, 20 September 2026 | 19:29
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Minggu, 20 September 2026 | 18:48
Minggu, 20 September 2026 | 18:43
Minggu, 20 September 2026 | 18:18
Minggu, 20 September 2026 | 18:06
Minggu, 20 September 2026 | 17:50
Minggu, 20 September 2026 | 17:50
Minggu, 20 September 2026 | 17:28