Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

JUMAT, 16 JANUARI 2026 | 08:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bank Indonesia (BI) melaporkan arus modal asing keluar bersih dari pasar keuangan domestik mencapai Rp7,71 triliun pada pekan kedua Januari 2026, tepatnya selama periode transaksi 12-14 Januari 2026.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa tekanan terbesar berasal dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). 

Dalam periode tersebut, investor asing mencatatkan outflow di pasar SBN sebesar Rp8,15 triliun, sementara dari instrumen SRBI tercatat Rp2,64 triliun.


Di sisi lain, pasar saham justru mencatat arus modal asing masuk bersih sebesar Rp3,08 triliun, yang sedikit menahan tekanan keluar dari pasar keuangan secara keseluruhan. Meski demikian, secara agregat, pasar keuangan Indonesia tetap mengalami arus modal asing keluar bersih Rp7,71 triliun pada periode tersebut.

Secara kumulatif sejak awal tahun hingga 14 Januari 2026, BI mencatat aliran dana asing masuk bersih ke pasar SRBI sebesar Rp5,33 triliun dan ke pasar saham Rp6,16 triliun. Sebaliknya, pasar SBN masih mencatatkan arus keluar bersih yang cukup signifikan, mencapai Rp9,91 triliun.

Seiring perkembangan tersebut, premi risiko investasi Indonesia yang tercermin dari credit default swaps (CDS) tenor 5 tahun mengalami kenaikan. CDS Indonesia naik dari 69,31 basis poin (bps) pada 9 Januari 2026 menjadi 71,43 bps pada 14 Januari 2026, mencerminkan meningkatnya persepsi risiko di mata investor global.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya