Berita

Kolase dua tersangka pencemaran nama baik terkait isu ijazah Jokowi, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.(Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Eggi-Damai Sangat Ingin Kunci Rapat Pertemuan dengan Jokowi

JUMAT, 16 JANUARI 2026 | 04:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sejak awal Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis berkeinginan mengunci rapat-rapat pertemuannya dengan mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi di Gang Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis sore, 8 Januari 2026.

Hal ini disampaikan kuasa hukum Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin melalui keterangan tertulis, dikutip Jumat 16 Januari 2026. 

Menurut Khozinudin, hal ini dapat diketahui melalui beberapa indikasi.


Pertama, kata Khozinudin, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis tidak pernah membahas rencana kunjungan ke Solo dengan anggota Tim Pembela Ulama & Aktivis (TPUA) yang lain. 

"Bahkan, belakangan sejumlah anggota TPUA yang istikamah berjuang, seperti Rizal Fadillah, Kurnia Tri Royani, Azam Khan dan yang lainnya, justru dipecat dengan alasan yang tak masuk akal," kata Khozinudin.

Tindakan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis yang menyembunyikan rencana ke Solo ini jelas atas dasar keyakinan dan pengetahuan yang pasti. 

"Bahwa berkunjung ke Solo (Jokowi) adalah aib dan pengkhianatan yang besar, yang pasti tidak akan disetujui oleh anggota TPUA jika dibahas dalam rapat sebelum keberangkatan," kata Khozinudin.

Kedua, sambung Khozinudin, kedatangan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis terkesan bersembunyi, mengendap-endap dan menghindari kamera. 

"Padahal, biasanya keduanya sangat gemar disorot kamera dan menyemburkan pidato dan orasi yang agitatif dan menyala," kata Khozinudin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya