Berita

Mantan Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Ahmad Khozinudin:

Jokowi Tak Ingin Kasus Ijazah Masuk Pengadilan

JUMAT, 16 JANUARI 2026 | 03:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mantan Presiden Joko Widodo sangat berharap kasus dugaan ijazah palsu yang sudah menjerat Roy Suryo dan tujuh tersangka lainnya tidak bergulir hingga meja pengadilan.

Demikian pandangan kuasa hukum Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin melalui keterangan tertulis, dikutip Jumat 16 Januari 2026. 

"Sehingga Jokowi bisa lolos dari aib ketahuan ijazahnya palsu," kata Khozinudin.


Karena itulah, kata Khozinudin, usai pertemuan Jokowi dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis pada Kamis 8 Januari 2026, para buzzer langsung massif menyampaikan pujian. Buzzer kompak menyebut pertemuan tersebut sebagai silaturahmi menuju kebaikan. 

"Jokowi juga mulai memainkan strategi pecah belah, yang targetnya agar kasus ini tidak masuk ke persidangan," kata Khozinudin. 

Sementara Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis yang masih belum siuman dari mimpi lepas dari jerat hukum dan sejumlah janji manis Jokowi lainnya sangat terperanjat. 

"Mereka tak percaya, pertemuan yang dijanjikan rahasia itu bocor ke publik. Lalu, sibuk membuat klarifikasi via sejumlah orang hingga akhirnya sibuk melakukan sejumlah pemecatan anggota TPUA," kata Khozinudin.

"Yang jelas, saat ini Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis masih berstatus Tersangka. Namun namanya sudah rusak karena masuk jebakan politik Jokowi," sambungnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya