Berita

Peneliti media dan politik Buni Yani. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

RI Bisa Tiru Korsel soal Tuntutan Hukuman Mati Mantan Presiden

JUMAT, 16 JANUARI 2026 | 00:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Peneliti media dan politik Buni Yani merespons informasi soal mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol yang dituntut hukuman mati atas perannya dalam deklarasi darurat militer yang gagal pada Desember 2024.

Tanpa menyebut mantan presiden yang dimaksud, ia berharap ketegasan serupa dilakukan oleh jaksa terhadap kepala negara yang pernah memimpin Republik Indonesia. 

"Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol dituntut hukuman mati. Harusnya NKRI juga berani seperti Korsel," kata Buni Yani dikutip dari akun Facebooknya, Jumat 16 Januari 2026.


Unggahan Buni Yani tersebut banyak dikomentari warganet. Namun rata-rata mereka mengaku sangsi ketegasan serupa bisa diterapkan di Indinesia.

"Di NKRI mantan presiden dibela mati-matian," kata Susi Herland Swid.

"Di Konoha, boro-boro nuntut presiden, nangkap terpidana aja nggak berani," tulis Yusman Al-palimbany.

"Di NKRI duit sangat berkuasa beda dong dengan Korea Selatan," sambung Naga Langit.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya