Berita

Nicolás Maduro Guerra (Foto: Tangkapan Layar RMOL)

Dunia

Putra Maduro Bantah Isu Perpecahan Internal Venezuela

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 23:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Putra Presiden Venezuela, Nicolás Maduro Guerra, membantah isu perpecahan internal di negaranya menyusul krisis politik yang terjadi sejak awal Januari 2026. 

Dalam konferensi video pada Kamis malam, 15 Januari 2026, ia menegaskan bahwa persatuan nasional tetap terjaga, dengan rakyat, pemerintah, dan angkatan bersenjata berada dalam satu barisan.

Maduro Guerra menepis anggapan bahwa situasi politik pasca penculikan Presiden Nicolás Maduro telah melemahkan struktur negara. Menurutnya, justru dalam kondisi tersebut, solidaritas nasional semakin menguat.


“Telah terjalin persatuan yang utuh antara rakyat, pemerintah, dan angkatan bersenjata,” tegas Maduro Guerra.

Ia menambahkan bahwa Venezuela tidak mengalami kekosongan kekuasaan. Seluruh institusi negara, kata dia, tetap bekerja sesuai dengan ketentuan konstitusi. 

Wakil Presiden Delcy Rodríguez saat ini menjalankan tugas sebagai presiden interim untuk menjamin keberlangsungan pemerintahan.

“Lembaga-lembaga pemerintahan kita berfungsi dengan baik. Kita memiliki presiden sementara yang menjamin keberlangsungan lembaga negara kita,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa Partai Sosialis Bersatu Venezuela (PSUV), jajaran pemerintah nasional, hingga struktur akar rumput dan militer tetap solid menjaga stabilitas negara.

“Partai Sosialis Bersatu Venezuela bersatu mulai dari direktorat nasional dan biro politik hingga struktur akar rumput yang baru saja dibentuk. Pemerintah nasional bersatu. Angkatan bersenjata bersatu,” kata dia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya