Berita

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menggelar dialog soal ekonomi biru bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara di Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026. (Foto: Dok. JMSI)

Nusantara

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 21:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Potensi ekonomi biru Indonesia dinilai belum sepenuhnya tergali dan dimanfaatkan secara optimal, khususnya di wilayah pesisir, kepulauan, dan kawasan perbatasan.

Kesenjangan antara kebijakan nasional dan implementasi di daerah masih menjadi tantangan utama dalam mendorong ekonomi biru sebagai sumber pertumbuhan dan kesejahteraan.

Atas dasar itu, peranan media massa nasional dan daerah sangat penting sebagai aktor strategis yang tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai kurator dan penguat narasi pembangunan berbasis daerah.


Demikian antara lain yang dipaparkan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dalam forum dialog strategis nasional bertajuk Ekonomi Biru Indonesia: Menjembatani Kebijakan Nasional dengan Implementasi Daerah bersama Beyond Borders Indonesia dan Pemda Kabupaten Maluku Tenggara di Kampus Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.

Melalui forum dialog, JMSI juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran media daerah sebagai jembatan antara kebijakan nasional dan aspirasi daerah, sekaligus sebagai pilar penting dalam pengembangan ekonomi biru Indonesia.

"JMSI hadir sebagai penghubung antara kebijakan nasional dan realitas di daerah, khususnya dalam mendorong pemahaman publik serta pengawalan implementasi ekonomi biru di tingkat lokal," kata Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa.

Peran ini dijalankan melalui penguatan narasi media daerah, distribusi konten lintas provinsi, serta penjagaan standar etika dan profesionalisme pers.

Dalam diskusi yang sama, Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun menyebut wilayahnya mempunyai posisi sebagai salah satu tujuan destinasi wisata alam unggulan.

Beberapa yang bisa dinikmati di kawasan “seribu pulau” antara lain kejernihan laut, bentangan pantai berpasir putih, serta gugusan pulau yang masih alami yang menjadikan wilayah ini semakin ramai diperbincangkan wisatawan nasional maupun mancanegara.

Namun sebelum wisatawan menapakkan kaki di Pantai Ngurbloat (pasir panjang) dan menyusuri pasir timbul Ngurtafur, ada satu kota yang menjadi titik awal setiap perjalanan menuju Kei, yakni Langgur.

Selain keindahan alam, Langgur menghadirkan kekuatan lain yang menjadi ciri khas wilayah Maluku Tenggara, yaitu kehidupan sosial masyarakat yang berlandaskan nilai Ain ni Ain atau kita semua bersaudara.

"Nilai ini tercermin dalam keseharian warga mulai dari interaksi di pasar tradisional, aktivitas di bandara, hingga sikap terbuka masyarakat dalam membantu dan menyambut pendatang,” ujarnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya