Berita

Mendikti Saintek Brian Yuliarto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Heboh Bullying di Unsri, Mendikti Saintek Pastikan Ada Langkah Tegas

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 17:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kasus dugaan perundungan terhadap seorang mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) di RSUP M. Hoesin, Palembang, menjadi sorotan publik. 

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak kampus. 

Ia menekankan bahwa pemerintah akan menjatuhkan langkah disiplin tegas terhadap setiap pelanggaran yang terbukti terjadi.


“Nanti kita lihat. Saya sudah koordinasi dengan rektor Unsri tentu setiap pelanggaran akan ada tindakan-tindakan mendisiplinkan. Saya rasa teman-teman di Unsri sudah mulai melakukan,” ujarnya usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto menerima 1.200 rektor dan guru besar di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.

Kasus ini mencuat setelah seorang mahasiswi PPDS Unsri diduga menjadi korban perundungan para senior. 

Korban dikabarkan dipaksa membiayai berbagai kebutuhan seniornya, mulai dari uang semesteran, pesta, alat olahraga, produk kecantikan, hingga makan dan minum.  

Merespons laporan tersebut, Kementerian Kesehatan RI menginstruksikan RSUP M. Hoesin untuk menghentikan sementara penyelenggaraan PPDS Ilmu Kesehatan Mata FK Unsri. 

Selain itu, RSUP M. Hoesin dan FK Unsri diminta memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terlibat, serta menyusun rencana aksi pencegahan perundungan yang lebih baik ke depan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya