Berita

Chief Executive Officer USANITA, Datuk Adzliana Hasan dan Konsul Jenderal Malaysia di Istanbul, Ahmad Amiri Abu Bakar/(Foto: USANITA)

Bisnis

USANITA Pilih Turki Jadi Pintu Ekspansi Halal Modest Fashion Global

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 15:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

USANITA Sdn. Bhd. (USANITA) Malaysia memilih Turki sebagai pintu masuk ekspansi global industri Halal Modest Fashion (HMF) melalui pelaksanaan program Bridge to Brilliance (BtB) 5.0. 

Langkah ini sekaligus dimaksudkan untuk memperluas akses pasar internasional serta memperkuat sinergi lintas negara, khususnya antara Malaysia dan Indonesia. 

BtB merupakan platform pengembangan dan jejaring internasional USANITA yang telah bergulir dari Malaysia, Indonesia, Inggris, hingga Australasia, sebelum kini berlanjut ke Turki. 


Program ini difokuskan untuk menghubungkan merek, pelaku usaha, dan mitra strategis guna mendorong ekspansi industri HMF ke pasar global. 

Chief Executive Officer USANITA, Datuk Adzliana Hasan, mengatakan Turki dipilih karena kekuatan ekonomi, reputasi industri fesyen, serta posisinya yang strategis sebagai penghubung Eropa dan Timur Tengah. 

“BtB 5.0 di Turki bukan sekadar kunjungan bisnis, melainkan platform strategis yang menghubungkan diplomasi ekonomi, penguatan merek, dan industri kreatif, sekaligus membuka ruang kerja sama yang lebih kuat bagi mitra kami di Indonesia dan Malaysia,” ujarnya. 

USANITA menegaskan Indonesia tetap menjadi mitra utama dalam pengembangan HMF. Menurutnya, ekosistem modest fashion Indonesia yang solid serta kekuatan budaya dan digital dapat mempercepat ekspansi HMF secara regional maupun internasional. 

Sementara itu, Konsul Jenderal Malaysia di Istanbul, Ahmad Amiri Abu Bakar, mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan peluang bisnis di Turki. 

“Kami menyambut baik inisiatif USANITA untuk mengeksplorasi peluang bisnis di Istanbul dan kami yakin program ini dapat diwujudkan karena hubungan baik para pemimpin kedua negara serta persepsi positif masyarakat Turki terhadap Malaysia,” kata dia. 

Secara global, tren modest fashion terus meningkat seiring tuntutan konsumen terhadap kehalalan bahan, keterlacakan rantai pasok, dan praktik kerja yang etis. 

Proyeksi industri menunjukkan belanja konsumen Muslim untuk pakaian dan alas kaki mencapai 327 miliar dolar AS pada 2023 dan diperkirakan melonjak menjadi 433 miliar dolar AS pada 2028. 

Selain sektor fesyen, USANITA juga melihat BtB 5.0 sebagai jalur perluasan kolaborasi ekosistem halal yang lebih luas, termasuk promosi Visit Malaysia 2026, melalui pendekatan diplomasi ekonomi dan industri kreatif di Turki.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya