Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Misi Selesai Lebih Awal: Astra Tuntaskan Buyback Rp2 Triliun

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 08:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Langkah strategis PT Astra International Tbk (ASII) dalam menjaga stabilitas pasarnya resmi mencapai garis finis lebih cepat dari jadwal. 

Meski awalnya direncanakan berakhir pada penghujung Januari 2026, raksasa konglomerasi ini memutuskan untuk menutup program pembelian kembali saham (buyback) efektif sejak sesi kedua perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Selasa 13 Januari 2026.

Bukan tanpa alasan, percepatan ini terjadi karena "dompet" yang dialokasikan perusahaan hampir terkuras habis. Dari plafon jumbo sebesar Rp2 triliun, Astra tercatat telah menyerap dana hingga Rp1,99 triliun untuk menjaring kembali saham-sahamnya dari publik.


"Penghentian pelaksanaan pembelian kembali saham dilakukan karena telah terpenuhinya maksimum dana yang dialokasikan, di mana sisa dana yang tersedia tidak lagi mencukupi untuk membeli satu lot saham," tulis manajemen ASII dalam keterbukaan informasi pada Rabu 14 Januari 2026. 

Sepanjang masa pelaksanaannya, Astra secara agresif telah mengumpulkan 305.213.900 lembar saham. Total nilai transaksinya pun sangat presisi, menyentuh angka Rp1.999.999.829.789-sebuah angka yang membuktikan efektivitas serapan dana hingga batas maksimal sebelum menyentuh biaya perantara.

Meski porsi kepemilikan saham perusahaan kembali menguat, Astra tetap mematuhi aturan main. Perusahaan memastikan jumlah saham yang dibeli kembali tidak melampaui ambang batas 20 persen dari modal disetor. Selain itu, aspek likuiditas tetap menjadi prioritas dengan menjaga porsi saham publik (free float) di level minimal 7,5 persen.

Strategi ini dilakukan sebagai upaya memperkuat struktur permodalan sekaligus memberi "bantalan" bagi harga saham ASII di tengah fluktuasi pasar yang dinamis. Menariknya, manajemen menegaskan bahwa langkah besar ini tidak akan mengguncang stabilitas operasional mereka.

"Informasi atau fakta material yang diungkapkan dalam laporan ini tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan," tutur pihak manajemen.

Tepat di hari pengumuman berakhirnya buyback, saham ASII mengalami koreksi tipis sebesar 2,05 persen ke level Rp7.150. Penurunan ini dipandang sebagai aksi ambil untung yang wajar setelah sehari sebelumnya harga sempat melesat tinggi 4,29 persen.

Secara keseluruhan, performa Astra masih menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan 2,14 persen dalam sepekan terakhir, bahkan melonjak hingga 8,33 persen jika ditarik dalam rentang waktu tiga bulan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya