Ilustrasi bendera partai politik. (RMOLJateng)
Ilustrasi bendera partai politik. (RMOLJateng)
Analis komunikasi politik Hendri Satrio alias Hensat menyebut skema Pilkada tidak langsung justru berpotensi lebih menguntungkan partai-partai lama yang memiliki basis akar rumput kuat.
Dia mengungkap, pengalaman pada tahun 2014 dapat menjadi pelajaran penting. Saat itu, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang langsung membatalkan wacana Pilkada tidak langsung.
Populer
Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36
Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18
UPDATE
Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59
Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40
Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20
Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57
Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33
Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15
Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55
Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30
Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10
Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53