Ilustrasi bendera partai politik. (RMOLJateng)
Ilustrasi bendera partai politik. (RMOLJateng)
Analis komunikasi politik Hendri Satrio alias Hensat menyebut skema Pilkada tidak langsung justru berpotensi lebih menguntungkan partai-partai lama yang memiliki basis akar rumput kuat.
Dia mengungkap, pengalaman pada tahun 2014 dapat menjadi pelajaran penting. Saat itu, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang langsung membatalkan wacana Pilkada tidak langsung.
Populer
Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02
Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19
Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44
Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28
UPDATE
Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52
Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27
Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10
Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50
Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25
Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34
Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14
Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47
Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17
Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43