Ilustrasi bendera partai politik. (RMOLJateng)
Ilustrasi bendera partai politik. (RMOLJateng)
Analis komunikasi politik Hendri Satrio alias Hensat menyebut skema Pilkada tidak langsung justru berpotensi lebih menguntungkan partai-partai lama yang memiliki basis akar rumput kuat.
Dia mengungkap, pengalaman pada tahun 2014 dapat menjadi pelajaran penting. Saat itu, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang langsung membatalkan wacana Pilkada tidak langsung.
Populer
Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13
Jumat, 25 September 2026 | 14:51
Jumat, 25 September 2026 | 22:39
Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33
Minggu, 27 September 2026 | 11:44
Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36
Sabtu, 26 September 2026 | 02:36
UPDATE
Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59
Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50
Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46
Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38
Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21
Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04
Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56
Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37
Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35
Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25