Ilustrasi bendera partai politik. (RMOLJateng)
Ilustrasi bendera partai politik. (RMOLJateng)
Analis komunikasi politik Hendri Satrio alias Hensat menyebut skema Pilkada tidak langsung justru berpotensi lebih menguntungkan partai-partai lama yang memiliki basis akar rumput kuat.
Dia mengungkap, pengalaman pada tahun 2014 dapat menjadi pelajaran penting. Saat itu, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang langsung membatalkan wacana Pilkada tidak langsung.
Populer
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
UPDATE
Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05
Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46
Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22
Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38
Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31
Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14
Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09
Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50
Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40
Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17