Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Emas Dunia Naik Lagi, Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 07:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia kembali mencetak sejarah dengan menyentuh level tertinggi baru. Kenaikan ini didorong oleh kombinasi ketidakpastian global dan kebijakan ekonomi Amerika Serikat.

Dikutip dari Reuters, emas spot melonjak 0,9 persen menjadi 4.628,68 Dolar AS per ons pada perdagangan Rabu 14 Januari 2026 waktu setempat, setelah sebelumnya menyentuh rekor intraday di 4.641,40 Dolar AS per ons. 

Sementara itu, harga emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Februari ditutup menguat 0,8 persen ke posisi 4.635,70 Dolar AS per ons.


Ketegangan antara Iran dan AS, serta isu kedaulatan Greenland, memicu investor menyelamatkan kekayaan mereka ke aset safe-haven (aset aman) seperti emas.

Pasar berekspektasi Bank Sentral AS (The Fed) akan memangkas suku bunga tahun ini. Emas menjadi lebih menarik saat suku bunga rendah karena aset ini tidak memberikan bunga harian.

Isu mengenai independensi The Fed di bawah pemerintahan Trump menciptakan kekhawatiran pasar, yang semakin memperkuat posisi emas sebagai pelindung nilai.

Tren kenaikan ini tidak hanya terjadi pada emas, tetapi juga menyeret logam mulia lainnya.

Perak melonjak 5,2 persen ke level 91,46, dengan prediksi bakal menembus 100 hingga 144 Dolar AS dalam waktu dekat. Harga platinum spot melejit 2,4 persen ke 2.379,68 Dolar AS per ons. Paladium menguat 1,3 persen menjadi 1.862,96 Dolar AS per ons

Para ahli menilai pasar logam mulia saat ini berada dalam fase Bullish Struktural, di mana tren kenaikan harga diperkirakan akan terus bertahan setidaknya hingga kuartal pertama tahun ini.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya