Berita

Ilustrasi. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

TNI Raih Predikat A pada Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025

RABU, 14 JANUARI 2026 | 21:47 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

TNI kembali menorehkan capaian positif dengan meraih predikat A (Pelayanan Prima) pada Indeks Pelayanan Publik (IPP) TNI Tahun 2025, berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) terhadap kinerja penyelenggaraan pelayanan publik di kementerian/lembaga dan Pemerintah Daerah.
 
Dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026, penetapan capaian tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2026 tentang Hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Kementerian, Lembaga, dan Daerah Tahun 2025.
 
Dalam keputusan tersebut, Indeks Pelayanan Publik TNI Tahun 2025 tercatat sebesar 4,80, meningkat dibandingkan capaian tahun 2024 yang berada pada angka 4,67. Capaian ini menempatkan TNI dalam kategori Pelayanan Prima, sekaligus mencerminkan peningkatan kinerja pelayanan publik TNI secara konsisten di tengah evaluasi nasional terhadap 93 kementerian dan lembaga dan 415 Pemerintah Daerah.
 

 
Capaian tersebut mencerminkan komitmen TNI dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan kebijakan Reformasi Birokrasi nasional, serta sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada bangsa dan negara.
 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya