Berita

Tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said. (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Tak Ada Penutupan Jalan Selama Pembongkaran Tiang Monorel

RABU, 14 JANUARI 2026 | 15:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan mobilitas masyarakat di kawasan Jalan HR Rasuna Said akan tetap berjalan normal meski ada pembongkaran tiang monorel.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan penutupan jalur utama di area tersebut.

"Jadi rekayasa lalu lintasnya adalah pertama, tidak ada penutupan jalan," ujar Syafrin, di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu, 14 Januari 2026.


Dijelaskan Syafrin, untuk meminimalisir kepadatan arus lalu lintas, pekerjaan pembongkaran tiang hanya dilakukan pada malam hari saat volume kendaraan mulai menurun, yakni dari pukul 23.00 hingga 05.00 WIB.

Rencananya dalam satu malam akan dibongkar satu tiang. Total terdapat 109 tiang monorel terbengkalai yang akan dibongkar untuk penataan kawasan ini.

Sedangkan untuk jalur lambat, penutupan jalan di jalur tersebut akan dilakukan secara bertahap sesuai pengerjaan pembongkaran.

"Jadi misalnya di ruas ini yang akan ditutup, tadi di ujung kami lakukan penutupan, kemudian di bukaan depan itu otomatis yang dari lajur cepat itu bisa masuk ke jalur lambatnya. Demikian seterusnya sampai dengan di Simpang Gatot Subroto nantinya," jelasnya.

Syafrin pun mengimbau masyarakat yang melintas di kawasan tersebut agar tetap menjaga kendaraannya bergerak sehingga tidak menghambat arus lalu lintas.

"Kami imbau ke pengendara, jangan sampai ada kendaraan yang kemudian berhenti pada saat dilakukan pekerjaan. Tetap bergerak agar lalu lintas di belakangnya tetap bergerak smooth," katanya.

Menurut Syafrin, berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan, penghilangan median pemisah dan penambahan satu lajur cepat setelah tiang monorel dibongkar akan meningkatkan efektivitas jalan secara signifikan.

"Dengan ada penambahan satu lajur cepat nantinya dan kemudian dihilangkan pemisah, median pemisah, ini akan ada perbaikan sekitar 18 persen unjuk kerja jaringan di Rasuna Said ini," jelas Syafrin.

Dinas Perhubungan dan Satpol PP masing-masing akan menyiagakan sekitar 15 personel untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama proses pembongkaran dilakukan.

“Setiap mulai pekerjaan malam, itu otomatis anggota akan ada melakukan pengaturan," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya