Berita

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nusantara

Refleksi Imlek di Tepi Pantai: Menjaga Tradisi Menyambut Tahun Kuda Api

RABU, 14 JANUARI 2026 | 14:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Momen Tahun Baru Imlek selalu menjadi waktu yang istimewa untuk kembali ke akar tradisi, yaitu berkumpul bersama keluarga. Momen ini sangat cocok untuk menepi sejenak dari rutinitas, menikmati hidangan penuh makna, dan menyambut keberuntungan di tahun yang baru. 

Di tengah lanskap tropis Bali, perayaan ini tidak hanya menghadirkan suasana hangat, tetapi juga kesempatan untuk merasakan kekayaan budaya Tionghoa melalui kuliner dan tradisi yang penuh simbol. Perayaan tahun ini akan menjadi perpaduan antara penghormatan terhadap leluhur dan kenyamanan modern yang elegan.

Dalam tradisi Imlek, hidangan yang disajikan sarat makna. Hidangan Dimsum dan Lumpia yang terbalut dalam "Lunar New Year's Eve Dinner" misalnya, melambangkan kemakmuran dan kekayaan. Bebek Panggang dan Hidangan Tumi menjadi simbol kesuburan dan kebahagiaan keluarga. Sedangkan sajian mi dan ikan, sebagai doa untuk umur panjang dan rezeki yang terus mengalir. 


Setiap sajian menjadi bagian dari ritual kebersamaan, mengajak anggota keluarga untuk berkumpul, saling berbagi cerita, dan merayakan awal tahun dengan hati yang hangat.

Suasana makan malam ini menciptakan ruang bagi lintas generasi, dari kakek-nenek hingga cucu, untuk berbagi cerita dalam balutan udara malam Bali yang tenang.

Bagi keluarga yang mencari suasana yang lebih intim, Lunar New Year Afternoon Tea akan menjadi saat-saat minum teh yang meneyenangkan. Tradisi minum teh sore ini menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini. 

Menghadap cakrawala laut yang luas, momen ini diisi dengan kudapan tangan yang terinspirasi dari filosofi Asia, seperti kue jeruk mandarin dan pangsit money bag yang melambangkan keberuntungan.

Di sini, waktu seolah melambat. Sambil menikmati teh premium, keluarga memiliki kesempatan untuk merajut kembali kedekatan di tengah hiruk-pikuk dunia luar, menciptakan kenangan baru dalam bingkai tradisi yang tak lekang oleh waktu.

Bagi Go Kondo, General Manager The Ritz-Carlton, Bali., perayaan ini lebih dari sekadar jamuan makan. 

Ini adalah upaya untuk memastikan bahwa nilai-nilai kekeluargaan dan kekayaan budaya Asia tetap terjaga, meski dirayakan jauh dari rumah. Tim kuliner yang bertugas berusaha menghadirkan rasa yang otentik agar setiap tamu tetap merasakan kehangatan rumah di dalam lingkungan mewah yang menenangkan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya