Berita

Sekjen PKS, Muhammad Kholid. (Foto: Humas PKS)

Politik

PKS Kaji Wacana Pilkada Lewat DPRD

RABU, 14 JANUARI 2026 | 13:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan tidak akan terburu-buru dalam menentuan sikap terkait wacana pemilihan kepala daerah dikembalikan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid menyebut partainya saat ini sedang menerima masukan dari DPW dan DPD partai mengenai wacana tersebut.

“Kami punya mekanisme di internal kami. Ya makanya sekarang kami ingin mendengarkan dari dewan pimpinan wilayah, dari dewan pimpinan daerah, ya dari kader-kader di daerah, ya bagaimanakah pandangan-pandangan mereka,” kata Kholid, Rabu, 14 Januari 2026.


PKS akan melakukan kajian akademis lebih dulu mengenai wacana yang berpotensi meniadakan pilkada langsung itu.

"Pilkada langsung ini sudah berjalan selama 20 tahun. Apa kira-kira evaluasinya? Penting dong, harus ada evaluasinya. Kita harus objektif, harus rasional, akademik apa evaluasi pilkada langsung selama 20 tahun, lalu kemudian apa alternatifnya," tutur Kholid.

"Jika memang ada koreksinya, nah itu harus kita bahas di atas meja, terbuka, transparan, partisipatif dengan masyarakat. Ya ini ingin kita dorong, kita tidak terlalu terburu-buru untuk membuat sebuah keputusan," ungkapnya.

Lebih lanjut Kholid menyatakan, faktor penting yang akan dibahas partainya adalah persoalan politik uang. Menurutnya, sistem pilkada harus diupayakan untuk memitigasi politik uang.

"Karena begini, kualitas dari politik, kepemimpinan politik, ditentukan dari kualitas bagaimana prosedur sistem politik itu dijalankan," tandasnya.

 



Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya