Berita

Bimas Islam Kementerian Agama mengawal pemulihan layanan keagamaan terdampak banjir bandang di Provinsi Aceh. (Foto: Kemenag)

Politik

Fasilitas Ibadah di Aceh Dipulihkan Jelang Ramadan

RABU, 14 JANUARI 2026 | 12:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama mengawal pemulihan layanan keagamaan terdampak banjir bandang di Provinsi Aceh. 

Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad, mengatakan, kehadiran Kementerian Agama, selain mendistribusikan bantuan, juga memastikan hak beribadah masyarakat tetap terpenuhi di tengah situasi darurat.

“Masjid, KUA, madrasah, dan ruang-ruang keagamaan lainnya perlu segera dipulihkan agar tetap berfungsi sebagai pusat layanan umat, terlebih menjelang Ramadan. Layanan keagamaan tidak boleh terhenti. Ini bagian dari pelayanan dasar yang harus kita jaga bersama,” ujarnya, Kamis, 14 Januari 2026.


Kementerian Agama tidak bekerja sendirian. Upaya pemulihan dilakukan melalui kolaborasi erat dengan BAZNAS, lembaga amil zakat (LAZ), serta unsur masyarakat dan perguruan tinggi. Kolaborasi ini memungkinkan intervensi yang lebih cepat, terukur, dan berkelanjutan, mulai dari dapur umum, air bersih, hingga sarana ibadah.

Ia menjelaskan, di Pidie Jaya, Kemenag meninjau posko BAZNAS yang menyediakan MCK darurat dan air bersih, termasuk meunasah yang terdampak. 

Di lokasi lain, Kemenag bersama LAZ ASAR mendukung dapur umum yang melayani ratusan kepala keluarga, kegiatan gotong royong warga, serta pembersihan area masjid dengan dukungan alat berat. Bantuan alat salat, Al-Qur’an, mukena, dan sarung juga disalurkan sesuai kebutuhan lapangan.

Di sektor pendidikan keagamaan, Abu memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung. Peninjauan dilakukan di MIN 4 Pidie Jaya yang telah direnovasi oleh LAZ, termasuk dukungan madrasah sementara agar aktivitas pendidikan tidak terhenti pascabencana. 

“Madrasah harus tetap menjadi ruang aman dan harapan bagi anak-anak,” katanya.

Di Kabupaten Bireuen, Abu meninjau dapur umum yang melayani puluhan hingga ratusan keluarga dengan jadwal makan teratur, penyaluran beras, serta bantuan air bersih melalui sumur bor. Ia menilai masjid berperan penting sebagai simpul layanan sosial-keagamaan yang menyatukan bantuan, pembinaan, dan pemulihan psikososial.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya