Berita

Mantan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani (Foto: Dokumentasi RMOL)

Bisnis

Langkah Baru Sri Mulyani: Jadi Arsitek Kebijakan di Gates Foundation

RABU, 14 JANUARI 2026 | 08:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah hiruk-pikuk kebijakan ekonomi dunia, sebuah kabar besar datang dari Seattle, Amerika Serikat. 

Sri Mulyani Indrawati, srikandi keuangan Indonesia, resmi menapaki babak baru dalam kariernya. Ia terpilih menjadi bagian dari dewan pengurus Gates Foundation, sebuah peran strategis yang menempatkannya di jantung salah satu lembaga filantropi paling berpengaruh di planet ini.

Penunjukan ini bukan sekadar seremoni biasa. Sri Mulyani hadir di saat Gates Foundation sedang berada di persimpangan sejarah yang krusial. 


Tahun lalu, Bill Gates membuat keputusan berani; yayasan ini berkomitmen untuk menghabiskan seluruh dana abadinya dalam dua dekade ke depan. Artinya, Sri Mulyani akan menjadi salah satu "arsitek" yang memastikan kekayaan tersebut habis tersalurkan demi kebaikan umat manusia sebelum tahun 2045 berakhir.

Mark Suzman, CEO Gates Foundation, tak ragu mengungkapkan alasannya memanggil Sri Mulyani ke dalam jajaran dewan yang dibentuk sejak 2022 tersebut. Baginya, keahlian sang mantan Menteri Keuangan dalam merumuskan keadilan ekonomi adalah kunci.

“Sri Mulyani memiliki pengalaman mendalam dalam membangun hasil ekonomi yang adil, keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan,” ungkap Suzman dikutip dari laman resmi Gates Foundation, Selasa 13 Januari 2026. 

Ia yakin bahwa di tangan Sri Mulyani, sumber daya yayasan akan mendarat di sasaran yang tepat untuk “memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, dan memperbaiki kehidupan masyarakat di berbagai negara.”

Bagi Sri Mulyani sendiri, tugas ini adalah panggilan untuk memberikan dampak nyata di sisa waktu dua dekade yang ada. Ia sadar bahwa tantangan di depan mata sangatlah besar: mulai dari misi mengakhiri kematian ibu dan bayi, memerangi penyakit menular, hingga mengangkat jutaan orang dari jerat kemiskinan.

“Dengan waktu 20 tahun untuk memberi dampak terbesar bagi mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat bergabung dengan dewan Gates Foundation,” tutur Sri Mulyani dengan antusias. 

“Saya sangat termotivasi membawa pengalaman di keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola untuk upaya penting ini.”

Perjalanan menuju 2045 ini pun kian diperkuat dengan reorganisasi besar di dalam tubuh yayasan. Bersamaan dengan masuknya Sri Mulyani, Gates Foundation juga meresmikan kantor divisi baru untuk wilayah Afrika dan India. Ini adalah sinyal kuat bahwa strategi global mereka kini akan lebih membumi, melibatkan suara-suara dari kawasan yang paling membutuhkan perubahan.

Kini, mata dunia akan tertuju pada bagaimana sinergi antara pakar keuangan Indonesia ini dengan visi Bill Gates mampu mengubah wajah kesejahteraan global dalam dua puluh tahun ke depan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya