Berita

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meninjau banjir di Pati, Jawa Tengah, Selasa, 13 Januari 2026. (Foto: Dok. Pemprov Jateng)

Nusantara

Pati Siaga Bencana, Puluhan Desa Terdampak Banjir dan Longsor

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 22:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Puluhan desa di Kabupaten Pati terdampak banjir dan longsor dalam beberapa hari terakhir.

Data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sebanyak 59 desa di 15 kecamatan terdampak banjir. Sementara 10 desa di 3 kecamatan terdampak longsor.

"Kami tetap siaga apabila terjadi perkembangan yang lebih berat,” ujar Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meninjau lokasi banjir di Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Selasa, 13 Januari 2026.


Gubernur memastikan belum mau menetapkan status tanggap darurat lantaran penanganan dari pemerintah setempat masih terus dilakukan.

"Status (darurat bencana) ditetapkan apabila kondisi sudah sangat mengganggu aktivitas masyarakat secara luas dan fluktuatif. Sejauh ini kami tetap siaga," tambah Luthfi sebagaimana diberitakan Kantor Berita RMOLJateng.

Total sementara ada 121 titik longsor dan mengakibatkan 20 rumah terdampak, sekitar 80 kepala keluarga atau 264 jiwa terdampak langsung, serta satu orang meninggal dunia.

Sementara banjir menggenangi 55 rumah warga, 1 rumah rusak berat, 5 rumah rusak sedang. Selain itu, tercatat ada 15 titik kerusakan talud dan akses jalan dan 1 fasilitas umum berupa musala terdampak. Sebanyak 15 kepala keluarga atau 46 jiwa sempat mengungsi di Balai Desa Doropayung.

Gubernur menegaskan, penyaluran bantuan dan penanganan korban berjalan lancar. Pemerintah daerah berupaya agar aktivitas warga tetap bisa berlangsung.

“Kami memastikan masyarakat tertangani dengan baik. Kebutuhan pokok juga sudah disalurkan," tambahnya.

Meski penanganan bencana di Pati berjalan lancar, Luthfi mengakui ada sejumlah wilayah lain di Jawa Tengah membutuhkan perhatian khusus. Contohnya di Kabupaten Jepara dimana longsor terjadi di banyak titik, termasuk di Desa Tempur yang sempat terisolasi akibat terputusnya akses jalan.

Selain itu, banjir juga melanda Kabupaten Kudus dengan dampak yang cukup luas.

“Seluruh kabupaten dan kota sebenarnya telah menyiapkan sarana dan prasarana penanganan bencana, baik oleh bupati, OPD (organisasi perangkat desa), maupun TNI dan Polri," tutup Luthfi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya