Berita

Peserta Didik Menikmati MBG. (Foto: Antara)

Politik

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 19:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menunjukkan sejumlah perbaikan setelah berjalan selama satu tahun. Dibandingkan awal pelaksanaan, kasus keracunan makanan dalam program MBG memang mengalami penurunan. 

Meski demikian, Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani,  menegaskan pemerintah tidak boleh lengah dan harus terus memperketat pengawasan, khususnya terkait keamanan pangan dan kualitas gizi yang diterima anak-anak.

Namun, di lapangan masih ditemukan berbagai persoalan, mulai dari standar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum merata hingga pengelolaan menu yang tidak sesuai ketentuan.


“Kalau kita bicara evaluasi satu tahun, memang ada perbaikan. Tapi masih ada SPPG yang tidak memenuhi standar, baik dari sisi sanitasi, penyimpanan bahan fmakanan, sampai proses pengolahan," kata Irma, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026.

Legislator Fraksi Partai NasDem itu menyoroti masih ditemukannya penggunaan bahan pangan yang tidak sesuai standar, termasuk makanan instan dan produk dengan kandungan pengawet. 

Padahal, MBG dirancang untuk mendukung pemenuhan gizi seimbang dan kesehatan jangka panjang anak, terutama pada masa pertumbuhan dan perkembangan otak.

Selain itu, Irma juga mengingatkan pentingnya distribusi makanan yang higienis. Menurutnya, makanan yang sudah dimasak dengan standar baik akan sia-sia jika proses pengemasan dan distribusinya dilakukan secara sembarangan. 

Ia meminta seluruh pihak yang terlibat, termasuk pengelola SPPG dan kader di lapangan, menjalankan prosedur dengan disiplin.

“Program ini harus mencapai zero accident. Jangan sampai tujuan baik negara justru menimbulkan masalah baru karena kelalaian teknis,” tegasnya.

Komisi IX DPR RI, lanjut Irma, akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan mendorong evaluasi berkala, bahkan tidak menutup kemungkinan dilakukan setiap bulan. Hal itu dinilai penting agar setiap temuan di lapangan dapat segera diperbaiki sebelum berdampak lebih luas.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya