Berita

Pendiri ESQ Group, Ary Ginanjar Agustian saat bertemu Presiden Prabowo Subianto pada acara Peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi, di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. (Foto: Dokumentasi ESQ Group)

Nusantara

Ary Ginanjar Dukung Program Sekolah Rakyat dengan Talent DNA ESQ

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 18:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto panen dukungan. Salah satunya datang dari Pendiri ESQ Group, Ary Ginanjar Agustian.

"Kami menyampaikan full support untuk Program Sekolah Rakyat. Ini adalah langkah besar dan berani dalam sejarah pendidikan Indonesia,” kata Ary Ginanjar melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa 13 Januari 2026.

Ia menegaskan bahwa ESQ Group siap memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan karakter dan potensi peserta didik Sekolah Rakyat secara berkelanjutan.


“Kami tidak hanya mendukung 15.000 siswa pertama Sekolah Rakyat dengan Talent DNA ESQ, tetapi juga siap memberikan dukungan penuh secara gratis kepada hingga 500.000 siswa Sekolah Rakyat berikutnya," kata Ary Ginanjar.

Ary Ginanjar menilai Program Sekolah Rakyat sejalan dengan visi pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara moral, spiritual, dan emosional.

“Sekolah Rakyat adalah bukti nyata keberpihakan negara kepada rakyat kecil," kata Ary Ginanjar.

Sebagai informasi, Talent DNA dirumuskan berdasarkan konsep pemikiran Ary Ginanjar Agustian yang telah dikembangkan sejak 25 tahun lalu. Seiring dengan perkembangan zaman, instrumen ini kini telah bertransformasi ke ranah digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi, yang digelar di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin 12 Januari 2026.

“Kita bikin sekolah yang terbaik, sekolah berasrama untuk mereka-mereka yang mungkin tidak punya harapan, mereka yang berasal dari keluarga dengan kondisi tertinggal,” kata Prabowo.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya