Berita

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Legislator Gerindra Ajak Rakyat Bangun Kepercayaan ke Pemerintah

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 17:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tantangan utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di awal 2026 bukan terletak pada kekurangan agenda atau sumber daya, melainkan pada kemampuan menjaga kepercayaan publik.

Menurut Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, kepercayaan antara pemerintah dan rakyat, pusat dan daerah, serta antarkelompok politik menjadi modal paling penting agar kebijakan strategis negara dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan.

“Sejarah banyak bangsa menunjukkan satu pelajaran sederhana: kebijakan yang tepat bisa runtuh bila dijalankan dalam iklim saling curiga,” ujar Azis kepada wartawan di Jakarta Selasa, 13 Januari 2026.


Sebaliknya, lanjut dia, kebijakan yang berat, tidak populer, bahkan menyakitkan dalam jangka pendek, justru bisa bertahan bila dijalankan dalam suasana saling percaya. 

“Di titik inilah Indonesia hari ini sedang diuji,” ujarnya.

Ia menilai arah besar pemerintahan Presiden Prabowo sudah jelas, yakni memperkuat peran negara di sektor-sektor strategis seperti pangan, energi, industri, pertahanan, dan stabilitas ekonomi. 

Langkah tersebut dinilai sebagai respons strategis menghadapi situasi global yang semakin tidak menentu.

Menurut Azis, pilihan untuk membangun kemandirian nasional memang bukan jalan mudah. Namun ketergantungan berlebihan pada pihak luar dan pasar global justru berisiko besar bagi ketahanan negara dalam jangka panjang.

Azis juga menekankan pentingnya hubungan yang saling percaya antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menyebut, konsistensi arah nasional sangat bergantung pada kemampuan daerah dalam mengeksekusi kebijakan secara bertanggung jawab. Sebab menurutnya, negara besar tidak dibangun hanya dari pusat. 

“Sebaliknya, jika hubungan ini dipenuhi prasangka, kebijakan terbaik pun akan tersendat di lapangan,” kata Legislator Gerindra ini.

Terkait dinamika politik, Azis mengingatkan agar perbedaan pandangan tidak mengorbankan agenda bersama bangsa. Ia menegaskan kritik tetap diperlukan, namun sinisme kolektif terhadap setiap kebijakan negara justru berpotensi melemahkan kepercayaan publik.

“Di tengah dunia yang makin bising dan tak pasti, saling percaya adalah jangkar. Tanpanya, kapal besar bernama Indonesia akan mudah oleng. Dengannya, perjalanan berat sekalipun masih bisa ditempuh dengan keyakinan bahwa kita sedang menuju tujuan yang benar,” pungkasnya.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya