Berita

Jajaran Pengurus Besar Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI). (Foto: Dokumentasi PB PORDI)

Olahraga

PB PORDI Terus Kenalkan Olahraga Domino di Bawah Naungan KONI

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 17:05 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengurus Besar Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) secara resmi mengambil sikap organisatoris melalui rapat pleno untuk merespons perkembangan eksistensi olahraga domino di Indonesia.

Dalam rapat itu, PB PORDI menyambut positif antusiasme masyarakat Indonesia yang kian besar dalam menghidupkan olahraga domino. 

“Hal ini sejalan dengan perjalanan organisasi yang kini memasuki usia enam tahun, sejak pertama kali memperkenalkan domino sebagai olahraga prestasi, bukan sekadar permainan rekreasi,” kata Ketua Umum PB PORDI Dr. KH. Andi Jamaro Dulung dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026.


PB PORDI secara konsisten menginisiasi domino agar dapat dipertandingkan secara resmi di berbagai ajang olahraga, mulai dari PON, PORPROV, hingga PORKAB, di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

“Bahkan, dalam jangka panjang, PORDI juga membuka peluang terbentuknya federasi olahraga domino di tingkat internasional,” jelasnya.

PB PORDI turut mencermati berbagai opini yang berkembang di media terkait kemunculan organisasi lain yang mengatasnamakan olahraga domino. Terlebih, kehadiran sejumlah pejabat negara dalam deklarasi organisasi tersebut kerap ditafsirkan sebagai bentuk legitimasi.

Menanggapi hal itu, PB PORDI menilai perlu adanya pelurusan secara proporsional dan objektif. 

“Dalam setiap langkahnya, PB PORDI tetap berpedoman pada mekanisme resmi sesuai arahan lisan dan rekomendasi tertulis dari KONI dalam proses pengurusan legalitas olahraga domino di bawah naungan KONI,” ucap Andi Jamaro.

PB PORDI menegaskan bahwa organisasi ini telah mengantongi legalitas resmi dari Kementerian Hukum dan HAM, berdasarkan Rekomendasi KONI Nomor 485 A/UMM/V/2022 tertanggal 24 Mei 2022. Dalam rekomendasi tersebut secara tegas dinyatakan bahwa tidak terdapat organisasi lain dengan nama dan bidang olahraga yang sama seperti PORDI.

Atas dasar itu, PB PORDI meyakini bahwa KONI, Kemenpora, dan Kementerian Hukum dan HAM tetap berpegang pada komitmen tersebut.

“Meski demikian, karena secara faktual sejumlah pejabat dari KONI, Kemenpora, dan Kemenkumham terlihat hadir dalam deklarasi organisasi lain yang mengklaim sebagai organisasi olahraga domino, PB PORDI merasa perlu menggelar Rapat Pleno sebagai bentuk tanggung jawab kelembagaan,” pungkasnya.


Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya