Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Komisi II DPR:

Pemerintah Serius Bangun IKN Jika Duitnya Masih Ada

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 16:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi II DPR menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serius dalam menyelesaikan pembangunan dan penataan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal tersebut tercermin dari kunjungan Kepala Negara bersama jajaran menteri ke kawasan IKN.

Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf menjelaskan, komisinya mendapat mandat langsung dari pimpinan DPR untuk mengawal tata kelola pemerintahan di IKN, bukan pembangunan fisik infrastrukturnya.

“Kalau Komisi II kan mandatnya dari pimpinan DPR RI adalah bagaimana menyelesaikan tata kelola IKN sebaik-baiknya karena kita kan nggak masuk di infrastruktur,” kata Dede kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa, 13 Januari 2026.


Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur merupakan pekerjaan jangka panjang yang sudah berjalan. Sementara saat ini berfokus pada aspek pemerintahan, termasuk pemindahan aparatur sipil negara (ASN) serta kesiapan sistem pemerintahan di IKN.

“Yang lama itu kan pembangunan infrastrukturnya. Kalau kita urusannya pengiriman ASN, lalu kesiapan pemerintahannya nanti seperti apa,” jelasnya.

Terkait pendanaan, Dede menegaskan Komisi II tidak mengelola anggaran pembangunan infrastruktur. Namun, DPR tetap mendorong agar target penyelesaian IKN pada 2028 dapat tercapai.

“Yang lama itu kan pembangunan infrastrukturnya, Kalau kita kan urusan pengiriman ASN-nya, Terus kemudian juga kesiapan pemerintahannya nanti seperti apa? Kalau infrastruktur, kami tidak mengelola pendanaan infrastruktur. Kita hanya mengejar targetnya selesai 2028,” ujarnya.

Saat ditanya apakah pemerintah masih serius mengejar target tersebut, Dede menilai keseriusan itu masih terlihat selama dukungan anggaran tersedia.

“Kalau uangnya masih ada, saya rasa masih serius,” kata Legislator Demokrat ini.

Secara politik, menurut Dede, kunjungan Presiden ke IKN bersama para menteri menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan ibu kota baru merupakan warisan pemerintahan yang harus dituntaskan.

“Itu kan membuktikan, kunjungan presiden dengan para menterinya membuktikan bahwa Ini adalah sebuah legacy yang harus diselesaikan,” pungkasnya.

Presiden Prabowo telah tiba di Halaman Istana Negara IKN pada Senin malam, 12 Januari 2026. 

Kedatangan tersebut menandai dimulainya rangkaian kunjungan kerja kepala negara di kawasan ibu kota baru.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya