Berita

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Ace Hasan Syadzily usai membuka kegiatan Pembukaan Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) 69 tahun 2026 di Gedung Lemhannas, Jakarta Pusat pada Selasa, 13 Januari 2026 (RMOL/Bonfilio Mahendra)

Pertahanan

Lemhannas Kirim Kajian Soal Pilkada ke Prabowo

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 12:50 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Ace Hasan Syadzily, telah mengirim kajian mengenai sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Lemhannas telah melakukan kajian, dan sesuai dengan tupoksinya, kajian itu telah kami serahkan ke Presiden. Namun sifatnya rahasia, sehingga kami tidak bisa mengungkapkan isinya,” kata Ace usai membuka kegiatan Pembukaan Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) ke-69 tahun 2026 di Gedung Lemhannas, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Januari 2026.

Ace, yang juga merupakan pimpinan Partai Golkar, menyebut kajian tersebut telah melewati beberapa proses evaluasi. Tujuannya adalah menghasilkan pemimpin berkualitas yang berdampak positif bagi rakyat.


“Saya kira setiap sistem perlu dievaluasi. Setelah hampir 15 tahun pilkada langsung dilaksanakan, rasanya memang perlu perbaikan dari aspek prosedur, sistem, maupun hasilnya, agar kita bisa melahirkan kepala daerah yang baik,” ujar Ace.

Sementara itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menolak ajakan partai politik lain untuk mendukung Pilkada melalui DPRD. PDIP menegaskan mekanisme Pilkada langsung oleh rakyat adalah cerminan suara akar rumput.

“Kami tidak mungkin meninggalkan rakyat,” tegas Ketua DPP PDIP, Deddy Yevri Sitorus, Rabu, 7 Januari 2026.

Deddy menambahkan, rakyat pada dasarnya hanya memiliki satu instrumen harapan dalam demokrasi, yakni hak suara. Karena itu, ia menilai wacana pengembalian Pilkada ke DPRD tidak masuk akal.

PDIP menegaskan sikapnya tidak akan berubah terkait mekanisme pemilihan kepala daerah. Bagi partai tersebut, Pilkada langsung adalah fondasi demokrasi yang telah diperjuangkan dan dijalankan selama ini.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya