Berita

Bajak laut Gabon (Foto: Direct Info Gabon)

Dunia

Empat WNI Jadi Korban Penculikan Bajak Laut Gabon

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 12:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi pembajakan kapal penangkap ikan di perairan Gabon berujung pada penculikan empat warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah, dalam pernyataan tertulis Selasa, 13 Januari 2026, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi pada Sabtu lalu, 11 Januari 2026.

“Kemlu telah mendapatkan informasi bahwa pada tanggal 11 Januari 2026 telah terjadi pembajakan terhadap kapal penangkap ikan IB FISH 7 (Liang Peng Yu 828) di perairan Ekwata, Gabon,” ungkapnya. 


Dalam peristiwa itu, para pelaku membawa kabur sebagian besar awak kapal, tempasuk empat ABK WNI.

“Pelaku pembajakan telah menculik sembilan awak kapal dari total 12 awak, empat di antaranya adalah WNI,” jelasnya. 

Adapun tiga awak kapal lainnya (dua di antaranya WNI) dilaporkan selamat dan telah mendapat pengawalan. 

“Sementara tiga awak kapal (termasuk dua WNI) yg berada di kapal IB FISH 7 telah dikawal oleh Angkatan Laut Gabon menuju ke Libreville, ibukota Gabon,” kata Heni.

Dia menegaskan bahwa Kemlu melalui KBRI Yaounde bergerak cepat dengan melakukan koordinasi dengan otoritas setempat, perusahan/agen kapal, dan pihak terkait lainnya setelah menerima informasi pembajakan tersebut. 

Heni memastikan Kemlu dan KBRI Yaounde akan terus memonitor perkembangan kasus pembajakan dan memastikan korban WNI selamat.

"Kemlu dan KBRI Yaounde akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan penanganan kasus ini,” pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya