Berita

Ilustrasi (Dokumen RMOL)

Bisnis

Saham BNBR Melompat 20 Persen, Sektor Tambang Kian Solid

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 12:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Panggung Bursa Efek Indonesia hari ini, Selasa 13 Januari 2026 kembali didominasi oleh pergerakan agresif saham-saham Grup Bakrie. 

Merujuk pada data perdagangan Real-Time BEI, Selasa 13 Januari 2026, saham Bakrie  Brothers (BNBR) dibuka langsung melonjak ke level Rp224, melesat jauh meninggalkan harga penutupan kemarin yang berada di angka Rp187. Kenaikan drastis sekitar 20 persen ini terjadi hanya dalam sekejap, di mana antrean beli langsung menumpuk di harga tertinggi tanpa ada yang mau menjual di harga rendah. 

Meskipun laba per saham (EPS) saat ini masih tercatat impas, volume transaksi yang mencapai 345 juta lembar menunjukkan bahwa investor sangat haus akan aset ini, didorong oleh optimisme proyek kendaraan listrik mereka.


Tak kalah mentereng, Bumi Resources Minerals (BRMS) juga melanjutkan tren penguatannya. Jika kemarin ditutup pada kisaran Rp1.150, hari ini BRMS mantap bergerak di level Rp1.260. Kenaikan ini didorong oleh fundamental yang kuat seiring meroketnya harga emas dunia. 

BRMS kini bukan lagi sekadar saham pengikut, melainkan menjadi penopang utama kepercayaan diri investor di grup ini.

Sementara itu, BUMI (Bumi Resources) menunjukkan stabilitas yang semakin kokoh dengan bergerak di rentang Rp436 - Rp460, naik perlahan dari posisi kemarin. 

Saham ini tetap menjadi yang paling banyak ditransaksikan karena likuiditasnya yang tinggi. Di sisi lain, saham properti seperti ELTY dan JGLE mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan dengan keluar dari level terendahnya, mengikuti euforia yang diciptakan oleh "kakak-kakak" mereka di sektor tambang dan energi.

Secara keseluruhan, perdagangan Selasa ini menandai babak baru bagi Grup Bakrie. Investor kini melihat adanya perubahan nyata, bukan hanya sekadar rumor pasar, melainkan perbaikan kinerja yang tercermin dari harga saham yang terus merangkak naik dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya