Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Hambalang (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Bisnis

Genjot Produksi Lokal, RI Siap Selamatkan Devisa Rp60 Triliun per Tahun

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 08:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan kini menjadi tumpuan baru bagi kedaulatan energi Indonesia. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan produksi bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri meningkat signifikan seiring beroperasinya RDMP ini. Tambahan produksi bensin dari kilang tersebut menekan impor nasional hingga kisaran 18–19 juta kiloliter per tahun.

Menurut Bahlil, tambahan kapasitas dari kilang ini tidak hanya mengamankan stok BBM nasional, tetapi juga menyelamatkan devisa negara hingga Rp60 triliun per tahun berkat berkurangnya impor.


“Karena bisa menambah 100 ribu barel, dengan bensin itu kita menghasilkan 5,8 juta kiloliter per tahun,” ujar Bahlil, pada peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, dikutip redaksi i Jakarta, Selasa 13 Januari 2026.

Bahlil menjelaskan RDMP Balikpapan merupakan proyek kilang terbesar sepanjang sejarah Indonesia dengan nilai investasi sekitar 7,4 miliar Dolar AS atau setara Rp123 triliun. Proyek ini meningkatkan kapasitas kilang dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari, sekaligus menghasilkan produk BBM berstandar Euro 5.

Selain bensin, ambisi pemerintah untuk lepas dari ketergantungan solar juga semakin nyata. 

Impor solar jenis CN 48 sudah resmi dihentikan, sementara CN 51 ditargetkan menyusul pada semester II tahun ini. Langkah ini diperkuat dengan program biodiesel B40 yang menjaga keseimbangan konsumsi dalam negeri.

Strategi besar yang sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto ini pun mewajibkan pihak swasta untuk mulai memprioritaskan penyerapan BBM produksi Pertamina, mulai dari RON 92 hingga RON 98. 

Ke depannya, fokus pemerintah akan berlanjut pada pengembangan kilang lain, seperti di Dumai, demi memastikan pasokan energi nasional benar-benar mandiri dan berkelanjutan.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya