Berita

Banjir di sekitar Bandara Soekarno Hatta (Tangkapan layar RMOL dari siaran Metro TV)

Nusantara

Setelah Dikepung Banjir dan Cuaca Buruk, Bandara Soetta Berjuang Keluar dari Kelumpuhan

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 07:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kondisi akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) mulai menunjukkan sedikit titik terang pada Senin malam 12 Januari 2026 setelah tergenang banjir lebih dari 50 cm. Namun, sisa-sisa tantangan alam masih membayangi aktivitas di gerbang utama Indonesia tersebut.

Hingga pukul 21.40 WIB, kepadatan lalu lintas di ruas Tol Cengkareng, khususnya di KM 31-400, masih terlihat padat merayap. Meski volume kendaraan mulai berkurang dibandingkan puncak kepadatan pada sore hari, perjuangan pengendara belum berakhir.

Dari tiga lajur yang tersedia menuju bandara, dua lajur sudah mulai bisa dilalui secara perlahan.


Kendala utama masih tertahan pada genangan air yang belum menunjukkan penurunan signifikan. Ketinggian air terpantau masih bertahan di angka 50 cm, hampir sama dengan kondisi pada sore hari sebelumnya.

Petugas kepolisian dan pihak terkait tetap berjaga 24 jam untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi penguncian total.

Kondisi Senin malam ini adalah sisa dari drama hebat yang terjadi sejak Senin dini hari hingga siang. Hujan lebat ekstrem dan petir yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sempat membuat ritme operasional bandara benar-benar lumpuh.


Langit "Macet" di Atas Laut Jawa

Pemandangan di radar penerbangan sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial. Akibat hujan petir ekstrem, puluhan pesawat terjebak dalam manuver holding atau berputar-putar di atas Laut Jawa karena tidak memungkinkan untuk mendarat.

Pagi ini hujan petir di Jakarta sangat ekstrem. Total 30 pesawat tidak bisa landing dan harus go-around berulang kali!" tulis akun @felixpramono di platform Threads, menggambarkan ketegangan di angkasa.

Asisten Deputi Komunikasi dan Legal Bandara Soetta, Yudis Tiawan, mengonfirmasi bahwa demi keselamatan, beberapa pesawat terpaksa dialihkan (divert) ke bandara alternatif seperti Halim Perdanakusuma, Pekanbaru, hingga Palembang.


Dampaknya merambat ke area terminal:

Sebanyak 58 penerbangan domestik mengalami keterlambatan (delay). Yudis Tiawan mengatakan, durasi keterlambatan bervariasi mulai dari 30 menit hingga 2 jam.

"Faktor cuaca buruk membuat kami terpaksa menunda keberangkatan. Keterlambatannya bervariasi, mulai dari 30 menit hingga 2 jam, tergantung rute dan kesiapan maskapai," jelas Yudis Tiawan. Namun, Yudis memastikan bahwa secara teknis, landasan pacu di Terminal 1, 2, dan 3 tetap aman dan bebas genangan air.

Hingga saat ini, para calon penumpang diimbau untuk berangkat lebih awal dan terus memantau jadwal penerbangan terkini melalui maskapai masing-masing guna menghindari kepadatan yang masih terjadi di akses menuju bandara.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya