Berita

Peneliti Senior KITLV Universitas Leiden Belanda, Ward Berenschot, dalam diskusi daring Akademi Pemilu dan Demokrasi. Foto: Screenshoot live Zoom)

Politik

Diusulkan Voucher Pajak Parpol untuk Tekan Biaya Politik

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 03:03 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pertanggungjawaban partai politik (parpol) terhadap masyarakat dalam pemilihan kepala daerah, dapat didorong lewat pembiayaan prosedural yang secara tidak langsung mengikat hubungan politik dengan pemilih.

Peneliti Senior Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde (KITLV) Universitas Leiden Belanda, Ward Berenschot, menyampaikan hal itu dalam diskusi daring, Senin, 12 Januari 2026.

Ward berpandangan, mahalnya biaya Pilkada disebabkan budaya politik uang, dan berujung pada perilaku koruptif oleh kandidat terpilih.


Uang yang digunakan untuk transaksional politik tersebut, menurut Ward, didapat dari sumber keuangan gelap. Sehingga akan muncul kontrak politik dengan kelompok oligarki yang memodali.

Penulis buku Democracy for Sale itu mengatakan, sudah saatnya pemerintah Indonesia mengubah sistem pemilihan umum yang bisa mengakomodasi seluruh sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten, tanpa harus mengeluarkan uang yang banyak untuk berkontribusi.

"Saat mereka sedang masukin tax returns, mereka bisa mengindikasikan bahwa dalam pajak yang saya bayar jumlah uang yang sedikit, saya bisa kasih kepada parpol yang saya paling suka," ujar Ward salam diskusi yang digelar Akademi Pemilu dan Demokrasi tersebut.

Dari sumbangsih masyarakat terhadap pembiayaan parpol tersebut, Ward meyakini akuntabilitas keuangan parpol juga akan terjaga ketika sumbernya juga berasal dari rakyat Indonesia sendiri.

"Akibat ini akan ada sumber uang parpol yang legitimate, yang baik, yang sehat. Bukan dari korupsi, dari oligarki," kata Ward.

Lebih dari itu, Ward menilai proses demokrasi elektoral yang berjalan juga menjadi lebih baik, ketika masyarakat benar-benar terlibat dalam proses pra election yang dilakukan oleh parpol, terkhusus dalam hal pembiayaan pencalonan.

Karenanya, dia mendorong agar pembiayaan kandidat pilkada oleh parpol dapat dikumpulkan melalui sumbangsih masyarakat pemilih, yang disebut sebagai voucher pajak untuk parpol.

"Akan ada accountability, setiap tahun ada seperti pemilihan. Ada accountability demokrasi lewat voucher pajak ini. Akibat juga ada insentif untuk parpol untuk bekerja dengan baik. Karena kalau tidak, anggaran akan turun drastis," demikian Ward.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya