Berita

Serah terima Huntara dari pemerintah kepada warga terdampak bencana di Aceh Tamiang. (Foto: Dok. BRI)

Nusantara

Didukung BRI, Danantara Serahkan Huntara ke Warga Aceh Tamiang

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 18:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 600 unit Hunian Danantara (Huntara) resmi diserahkan kepada warga terdampak bencana di Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Kamis, 8 Januari 2026.

Program Huntara ini hasil kolaborasi antara BUMN dan pemerintah dalam upaya percepatan pemulihan fasilitas hunian korban terdampak bencana alam. Dalam program ini, BRI turut mendukung dari sisi pembiayaan dan pemenuhan kebutuhan logistik bersama Mandiri, BNI, BTN, dan BSI.

Corporate Secretary BRI, Dhanny mengungkapkan kontribusi BRI pada pembangunan Huntara merupakan bagian komitmen nyata dalam mendukung pemulihan pasca bencana.


BRI, kata dia, terus mendukung upaya pemerintah dan BUMN dalam membantu mempercepat pemulihan dan rehabilitasi masyarakat di wilayah terdampak bencana.

"Semoga masyarakat terdampak bencana dapat menempati Huntara dengan nyaman dan aman. Harapannya Huntara ini menjadi jembatan penting menuju fase hunian permanen dan pemulihan ekonomi masyarakat," ujar Dhanny dalam keterangan tertulisnya, Senin, 12 Januari 2026.

Hingga 9 Januari 2026, BRI Group sendiri telah melaksanakan 60 aksi tanggap darurat di berbagai wilayah Sumatera dengan dukungan 10 unit posko bencana. Bantuan yang disalurkan meliputi 6.500 paket makanan siap santap, 145.000 paket sembako, 950 paket survival kit, serta dukungan pembiayaan dan logistik Huntara, 10 tenda dan 1.680 unit kasur serta selimut.

Untuk mendukung aspek kesehatan dan sanitasi, BRI Group juga mendistribusikan 33 truk air bersih, 4.850 paket obat-obatan, dan 7.000 paket hygiene kit, serta mengerahkan 5 unit perahu karet untuk menjangkau wilayah terdampak banjir.

Secara keseluruhan, program ini telah menjangkau 125.250 jiwa penerima manfaat.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya