Berita

(Foto: Dok. Bank Mandiri)

Bisnis

Mandiri Micro Fest 2025 Dorong Pelaku Mikro Naik Kelas, Transaksi Digital Melonjak 45%

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 18:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bank Mandiri wujudkan komitmen pada ekonomi kerakyatan melalui penyelenggaraan Mandiri Micro Fest (MMF) 2025 yang telah berlangsung sejak bulan Agustus lalu sebagai bagian dari upaya berkelanjutan mendorong UMKM naik kelas.

MMF terdiri dari rangkaian program pengembangan yang diikuti peserta UMKM, mulai dari Festival, pelatihan dan mentoring, Hyperlocal atau promosi usaha melalui influencer lokal, hingga tahap Champion, di mana pelaku usaha mempresentasikan strategi ekspansi bisnisnya. 

Seluruh UMKM juara (champion) dari Medan, Surabaya, dan Jakarta akan mendapatkan apresiasi dan diundang dalam ajang Penganugerahan JuraganXtra 2025.


Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari menyampaikan bahwa MMF 2025 merupakan program terintegrasi yang dirancang untuk mendorong UMKM meningkatkan kapasitas usahanya, mulai dari penguatan literasi bisnis hingga percepatan digitalisasi transaksi. 

Program ini telah sukses digelar di tiga kota besar, yakni Medan, Surabaya, dan Jakarta, dengan melibatkan 150 UMKM yang mengikuti seluruh rangkaian program secara aktif.

Pada tahapan Festival, para peserta UMKM mendapatkan kesempatan menampilkan produk unggulan mereka secara langsung kepada masyarakat umum, menciptakan ruang interaksi antara penjual dan pembeli. 

Dengan kehadiran lebih dari 6.000 pengunjung di tiga kota, festival ini menjadi momentum besar bagi UMKM untuk memperluas pasar, memperkenalkan brand mereka, sekaligus membangun hubungan baru dengan konsumen. 

“Pada rangkaian MMF 2025 ini, peserta UMKM tercatat mengalami kenaikan frekuensi transaksi QRIS Livin’ Merchant hingga 45 persen, atau hampir 3.000 transaksi tambahan,” ujar Saptari dalam keterangan tertulis, Senin 12 Januari 2026.

Setelah rangkaian Festival, peserta UMKM melanjutkan perjalanan pengembangan usaha melalui Pelatihan dan Mentoring yang digelar di Rumah BUMN. Program ini menghadirkan mentor berpengalaman dengan fokus pembahasan pengelolaan keuangan dan strategi promosi usaha. 

Dalam rangka menjaga engagement setelah proses pelatihan dan mentoring, peserta UMKM diberikan ruang untuk mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh sekaligus mendapatkan dukungan dari Bank Mandiri melalui peningkatan promosi ke pasar yang lebih luas dalam tahapan Hyperlocal, yaitu promosi usaha di media sosial yang berkolaborasi dengan influencer lokal. 

Tahapan ini tidak hanya memperluas jangkauan pasar, tetapi juga memperkuat interaksi dan keterlibatan antara UMKM dengan konsumen, sehingga tercipta hubungan yang lebih dekat dan peningkatan usaha yang berkelanjutan.

Perjalanan peserta UMKM berlanjut ke tahap Champion, yaitu peserta menampilkan strategi ekspansi usaha jangka menengah untuk 2 hingga 3 tahun ke depan. 

Tahapan ini bukan sekadar ajang presentasi, melainkan momentum penting bagi UMKM untuk memperlihatkan visi usaha, kesiapan bersaing, serta komitmen dalam membawa bisnis mereka naik kelas dan menembus pasar yang lebih besar.

Lebih lanjut, Saptari menjelaskan bahwa MMF 2025 merupakan hasil kolaborasi strategis Bank Mandiri bersama Rumah BUMN dan Dinas Koperasi & UMKM di masing-masing daerah.

“Melalui penguatan kapasitas usaha dan digitalisasi transaksi, kami ingin memastikan UMKM semakin berdaya saing dan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” papar Saptari.

Ia menambahkan bahwa program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ekonomi rakyat, memperluas inklusi keuangan, serta membangun kemandirian ekonomi nasional yang dimulai dari sektor paling dasar.

“Melalui Mandiri Micro Fest 2025, Bank Mandiri optimis dapat terus memperkuat ekosistem UMKM nasional sekaligus berkontribusi aktif dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkeadilan di seluruh tanah air,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya