Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Foto: Anadolu)

Dunia

Menhan Inggris Ingin Culik Putin, Rusia Balas dengan Ejekan

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 15:36 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Menteri Pertahanan Inggris John Healey menyebut dirinya ingin menculik Presiden Rusia Vladimir Putin.

Ketika ditanya pemimpin dunia mana yang akan ia culik jika diberi kesempatan, Healey menjawab Putin lah sasarannya.

"Saya akan menahan Putin dan meminta pertanggungjawabannya atas kejahatan perang," ujar Healey via Kyiv Independent, dikutip Senin, 12 Januari 2026.


Dalam pernyataannya, ia menuduh Putin terlibat dalam dugaan penculikan anak-anak Ukraina, tuduhan yang secara konsisten dibantah oleh pemerintah Rusia.

Menanggapi pernyataan Healey, Jurubicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova melontarkan sindiran tajam.

Dalam wawancara dengan media Rusia, ia menyebut komentar Menhan Inggris sebagai "fantasi cabul para orang mesum Inggris,". Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut mencerminkan degradasi etika politik Barat.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump justru menolak gagasan tersebut. 

Ketika ditanya apakah ia akan memerintahkan penangkapan Putin, Trump menjawab tidak perlu.

"Saya rasa itu tidak perlu. Saya selalu memiliki hubungan yang baik dengannya," ujar Trump.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya