Berita

Peresmian Teaching Factory (TeFa) oleh Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq di SMK Muhammadiyah 1 Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. (Foto: Humas Kemendikdasmen)

Nusantara

Kemendikdasmen Siapkan Lulusan SMK Punya Talenta Vokasi Bermutu

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 15:13 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq meresmikan Teaching Factory (TeFa) di SMK Muhammadiyah 1 Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan berbasis praktik nyata dan kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Peresmian Teaching Factory ini menandai komitmen Kemendikdasmen dalam mendorong pembelajaran kontekstual, relevan dengan kebutuhan industri, serta berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21. 

Model Teaching Factory yang selama ini menjadi ciri khas pendidikan vokasi di SMK, kini mulai diadopsi dan dikembangkan lintas satuan pendidikan sebagai bagian dari transformasi pendidikan menengah. 


“Teaching Factory adalah jembatan antara sekolah dan dunia nyata. Di sinilah peserta didik belajar bukan hanya teori, tetapi juga etos kerja, problem solving, kolaborasi, dan inovasi. Inisiatif SMK Muhammadiyah 1 Pandaan ini sejalan dengan semangat link and match yang juga kami dorong kuat menuju etos kewirausahaan global,” ujar Wamen Fajar dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 12 Januari 2026.

Wamendikdasmen menegaskan bahwa penguatan Teaching Factory di sekolah, baik SMK maupun SMA yang memiliki kekhasan dan kesiapan ekosistem merupakan bagian dari strategi besar Kemendikdasmen untuk menyiapkan generasi muda Indonesia yang adaptif terhadap perubahan global.

Peningkatan kapasitas SMK yang berperspektif global lanjut Fajar, diarahkan untuk meningkatkan daya saing lulusan SMK agar mampu berkiprah di tingkat internasional melalui penguatan standar kompetensi, sertifikasi berorientasi global, kemitraan industri multinasional, serta penguasaan teknologi dan bahasa asing. 

“Penguatan SMK bukan hanya tentang bekerja ke luar negeri, tetapi tentang menghadirkan standar global di sekolah-sekolah kita. Teaching Factory seperti yang diresmikan hari ini adalah salah satu fondasi penting untuk membangun budaya mutu, produktivitas, dan kewirausahaan yang berkelas dunia,” tegas Fajar.

Ia juga mengapresiasi peran aktif sekolah swasta, termasuk jaringan Muhammadiyah, yang terus berkontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memperkuat pendidikan bermutu untuk semua. 

“Partisipasi semesta adalah kunci. Negara tidak bisa bekerja sendiri. Ketika sekolah swasta, dunia industri, dan masyarakat bergerak bersama, maka agenda besar peningkatan kualitas SDM menuju Indonesia Emas 2045 akan lebih cepat terwujud,” jelasnya.

Teaching Factory SMK Muhammadiyah 1 Pandaan diharapkan menjadi pusat pembelajaran berbasis produksi dan jasa yang tidak hanya mendukung proses pendidikan, tetapi juga membuka peluang kewirausahaan, kerja sama industri, serta inspirasi bagi sekolah lain untuk melakukan inovasi serupa.

Kemendikdasmen berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan pendidikan vokasi dan menengah melalui program prioritas, termasuk revitalisasi sarana prasarana, peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah, serta perluasan kemitraan global guna memastikan lulusan Indonesia siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.


Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya