Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

BEI Suspensi Empat Saham, Dua Lainnya Kembali Diperdagangkan

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 10:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan (suspensi) terhadap empat emiten pada perdagangan hari ini Senin 12 Januari 2026. Sementara di saat yang sama dua saham lainnya kembali diperbolehkan diperdagangkan (unsuspensi).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan saham-saham yang disuspensi adalah PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) beserta Waran Seri I-nya (GRPM-W), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Ifishdeco Tbk (IFSH), dan PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP).

“Suspensi ini dilakukan menyusul peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada empat emiten tersebut. Keputusan ini bertujuan untuk melindungi investor sekaligus memberikan waktu cooling down bagi pasar,” ujar Yulianto, dalam keterangannya yang dikutip redaksi.


Suspensi berlaku mulai sesi I perdagangan hari ini di pasar reguler dan pasar tunai. Dengan langkah ini, diharapkan pelaku pasar dapat lebih matang mempertimbangkan keputusan investasi mereka berdasarkan informasi yang tersedia.

“Para pihak yang berkepentingan diharapkan selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perusahaan,” tambahnya. 

Di sisi lain, BEI melepas suspensi saham PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) dan PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM). Dengan pelepasan ini, investor kembali dapat melakukan transaksi saham mulai sesi I hari ini di pasar reguler dan pasar tunai.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya