Berita

Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier. (Foto: Reuters)

Dunia

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 19:53 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier mengkritik tajam kebijakan luar negeri Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump. 

Steinmeier mengatakan bahwa perilaku Washington berpotensi merusak tatanan dunia yang dibangun setelah Perang Dunia II.

Ia memperingatkan bahwa prinsip-prinsip hukum internasional dan kerja sama global kini menghadapi ancaman serius.


Dalam pidatonya, Steinmeier menggambarkan perubahan tersebut bukan sekadar pergeseran kebijakan, tetapi juga sebagai pemutusan nilai-nilai oleh mitra paling penting Jerman.

"Perilaku AS saat ini merupakan sebuah keruntuhan nilai oleh mitra utama kami, yang dulu membantu membangun tatanan dunia ini," katanya di Berlin, dikutip Sabtu, 10 Januari 2026.

Steinmeier menggarisbawahi bahwa tanpa komitmen terhadap hukum dan etika global, dunia bisa berubah menjadi arena di mana yang tak bermoral mengambil apa pun yang mereka inginkan. 

Sebagai catatan, pernyataan ini muncul di tengah ketidakpercayaan publik Jerman terhadap Amerika Serikat sebagai mitra yang dapat diandalkan.

Hasil survei Pew Research Center dan lembaga Jerman Körber-Stiftung yang dirilis pada November 2025, hanya 27% warga Jerman menilai hubungan dengan AS sebagai positif, sedangkan 73% mengatakan hubungan itu buruk.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya