Berita

Barang bukti narkoba dari pelaku pasangan suami-istri (pasutri) Warga Negara Asing (WNA) asal Pakistan bernama Javed Muhammad (35) dan Bibi Saima (28) terkait peredaran sabu (Dokumentasi Ditipidnarkoba Bareskrim)

Presisi

Bareskrim Tangkap Pasutri Asal Pakistan Selundupkan 162 Kapsul Sabu di Perut

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 09:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bekerja sama dengan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menangkap pasangan suami istri (pasutri) warga negara asing (WNA) asal Pakistan. Keduanya diduga menyelundupkan narkotika jenis sabu ke Indonesia dengan metode body packing.

Pasutri tersebut berinisial Javed Muhammad (35) dan Bibi Saima (28). Keduanya ditangkap setelah diketahui membawa sabu yang dimasukkan ke dalam kapsul dan ditelan hingga tersimpan di dalam perut.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan, narkoba tersebut dikemas rapat dalam 162 kapsul kecil sebelum ditelan oleh para tersangka.


“Dua orang tersangka berkewarganegaraan Pakistan diduga menyelundupkan narkoba dengan metode ditelan atau dikenal sebagai body packing (internal drug concealment). Narkoba dikemas rapat dalam paket kecil, kemudian ditelan dan berada di lambung atau usus,” ujar Eko dalam keterangannya, Jumat, 9 Januari 2026.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait adanya upaya penyelundupan narkoba pada Selasa sore, 6 Januari 2026. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan langsung melakukan penyelidikan di Terminal 3 Bandara Soetta.

Hasil pendalaman menunjukkan kedua tersangka tiba di Indonesia menggunakan maskapai Thai Airways dengan rute penerbangan Lahore, Pakistan–Bangkok, Thailand–Indonesia.

Dari hasil pemeriksaan medis, petugas berhasil mengeluarkan 97 kapsul berisi sabu dari dalam perut tersangka Javed Muhammad, dari total 100 kapsul yang ditelannya. Sementara itu, dari perut tersangka Bibi Saima berhasil dikeluarkan 62 kapsul.

“Total barang bukti kapsul berisi narkotika jenis sabu yang berhasil disita sebanyak 159 kapsul dengan berat kurang lebih 1.639,23 gram,” jelas Eko.

Proses pengeluaran barang bukti dilakukan oleh tim medis RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri secara alami dengan pemberian obat perangsang buang air besar (BAB).

Saat ini, kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan lanjutan dan perawatan medis di RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya