Berita

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kombes Reonald Simanjuntak (kiri) (RMOL/Bonfilio Mahendra)

Presisi

Polda Metro Jaya Terima Barang Bukti Pelaporan Pandji Pragiwaksono

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 08:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Metro Jaya telah menerima sejumlah barang bukti terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh komika sekaligus artis Pandji Pragiwaksono.

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kombes Reonald Simanjuntak, mengatakan bahwa barang bukti tersebut diserahkan saat pelapor membuat laporan polisi.

“Untuk barang bukti yang diberikan kepada rekan-rekan penyelidik pada saat yang bersangkutan membuat laporan, yaitu satu buah diska lepas (flashdisk) yang berisi rekaman pernyataan-pernyataan tersebut,” kata Reonald saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 9 Januari 2026.


Selain flashdisk, penyidik juga menerima satu lembar kertas hasil cetak cuplikan layar (screen capture) serta satu lembar dokumen surat rilis aksi.

“Jadi ada tiga barang bukti yang diberikan kepada penyelidik. Selanjutnya perkara ini masih dalam proses penyelidikan. Kami tegaskan, proses penyelidikan,” ujar Reonald.

Reonald menambahkan, hingga saat ini belum ada saksi yang diperiksa.

“Penyidik sedang menyusun rencana penyelidikan. Jika ada laporan polisi, langkah selanjutnya adalah membuat rencana penyelidikan,” katanya.

Laporan tersebut dilayangkan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah dengan nomor laporan LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, menjelaskan bahwa laporan itu berkaitan dengan materi special show komedi tunggal Pandji bertajuk Mens Rea yang kini dapat diakses publik melalui layanan streaming Netflix.

Menurut Rizki, materi komedi Pandji dinilai provokatif karena menyinggung organisasi NU dan Muhammadiyah serta cenderung mencemarkan nama baik organisasi.

Tayangan Mens Rea di Netflix berdurasi 2 jam 24 menit, termasuk penampilan komika Ben Dhanio dan Dany Beler sebagai opener. Special show tersebut digelar di Indonesia Arena pada 30 Agustus 2025 dengan tiket berbayar, sebelum akhirnya tayang di Netflix pada 27 Desember 2025.

Dalam salah satu materinya, Pandji menyinggung soal politik balas budi dan konsesi tambang untuk organisasi kemasyarakatan, termasuk NU dan Muhammadiyah.

“Ada yang ngerti politik balas budi? ‘Gua kasih lo sesuatu, tapi lo kasih gua sesuatu lagi’. Emang lo pikir kenapa NU dan Muhammadiyah bisa ngurus tambang? Kenapa kira-kira?” ujar Pandji dalam special show-nya.

“Karena diminta suaranya, ‘gua kasih sesuatu, lo suka’. Happy lah. Ormas agama ngurus tambang? Happy lah. Dan, biar kita adil, sebenarnya tidak hanya ormas Islam saja, semua ormas agama ditawarin, tapi agama lain nolak,” tambah Pandji.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya