Berita

Kecelakaan lalu lintas di Km 354 di tol Batang-Semarang, Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)

Publika

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 01:04 WIB

PERISTIWA kecelakaan lalu lintas di Km 354 di tol Batang-Semarang, Jawa Tengah, terus muncul dan viral di pemberitaan media sosial. 

Kejadian kecelakaan melibatkan satu truk trailer kelebihan muatan dan kelebihan dimensi atau Over Dimensi Over Loading (ODOL) membawa besi cor baja seberat 55 ton. 

Truk trailer ODOL itu melakukan perjalan sangat dari Tangerang, Banten menuju Ngawi, Jawa Timur sekitar 635 Km. 


Truk di tengah perjalanan mengalami oleng karena menabrak trotoar, lalu besi cor yang dibawanya lepas lalu tumpah menimpa mobil Mercedes Benz dan Toyota Voxy yang sedang berjalan di sebelah kanannya. 

Kecelakaan terjadi pada 4 Januari 2026 sekitar jam 10.22 WIB. 

Evakuasi 6 orang korban di kedua mobil sedan itu berlangsung sangat sulit, selama tujuh jam dan membuat macet di jalan tol sepanjang 3 kilometer. 

Bahkan dalam kecelakaan itu ada korban terjepit besi baja selama tujuh jam. Kesulitan itu akibat tim evakuator harus menyingkirkan besi baja seberat 55 ton yang menimpa kedua mobil. 

Ada satu orang meninggal dunia, dua luka berat dan tiga luka ringan korban dari dalam kedua mobil yang ditimpa besi baja dari truk ODOL yang menyebabkan  kecelakaan. 

Kejadian di tol Batang-Semarang menunjukkan bahwa si sopir dan perusahaan transportasi logistik pemilik truk tidak memahami syarat dan prosedur menjadi pengguna jalan yang berkeselamatan.  

Bayangkan saja si sopir tidak tahu kalau mobil truknya tidak laik jalan, melintas di atas jalan rusak langsung oleng tidak terkendali. 

Pemilik truk tidak tahu bagaimana mengoperasikan truk secara selamat sesuai aturan lalu lintas dan angkutan jalan. 

Angkutan besi seberat 55 ton itu pantaskah melalui jalan tol Batang-Semarang? Amankah truk beroperasi jarak jauh sekitar 635 Km membawa besi baja seberat 55 ton dengan tidak secara aman dan mudah roboh dan menimpa kendaraan lain di dekatnya? 

Indonesia  baru memiliki jalan tol pertama pada tahun 1978 di Jakarta, Bogor dan Ciawi sepanjang 59 Km. 

Saat ini hingga akhir 2025, panjang jalan tol yang beroperasi di Indonesia telah mencapai lebih dari 3.115 km dalam 76 ruas tersebar di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali. Pulau Jawa merupakan pemilik jaringan tol terpanjang.

Azas Tigor Nainggolan
Advokat dan Analis Kebijakan Transportasi dari Koalisi Warga untuk Transportasi (KAWAT) 
Indonesia

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya