Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Tren Kenaikan Harga Minyak Berlanjut

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 11:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali naik pada Jumat, 9 Januari 2026, dipicu ketidakpastian pasokan dari Venezuela serta meningkatnya kekhawatiran gangguan produksi minyak di Iran.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 44 sen atau 0,71 persen menjadi 62,43 Dolar AS per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 39 sen atau 0,68 persen ke 58,15 Dolar AS per barel. Sehari sebelumnya, kedua acuan harga tersebut melonjak lebih dari 3 persen setelah sempat turun selama dua hari. Secara mingguan, Brent diperkirakan naik sekitar 2,7 persen dan WTI menguat 1,4 persen.

Penguatan harga terutama dipicu langkah Presiden AS Donald Trump yang menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro pekan lalu, disertai klaim bahwa AS akan menguasai sektor minyak negara Amerika Selatan tersebut. Di sisi lain, kerusuhan sipil di Iran yang jadi salah satu produsen utama Timur Tengah, serta kekhawatiran meluasnya konflik Rusia-Ukraina hingga menyasar ekspor minyak Rusia turut menambah tekanan pada pasokan global.


“Lonjakan harga terutama didorong oleh klaim Trump untuk mengendalikan ekspor minyak Venezuela, yang berpotensi mengakhiri penjualan minyak dengan harga diskon,” kata Tina Teng, analis pasar di Moomoo ANZ.

Sejumlah perusahaan besar seperti Chevron, serta rumah dagang global Vitol dan Trafigura, dilaporkan tengah bersaing mendapatkan kontrak dari pemerintah AS untuk mengekspor minyak Venezuela. Trump bahkan menuntut akses penuh AS ke sektor minyak Venezuela dan menyatakan Washington akan mengendalikan penjualan serta pendapatan minyak negara tersebut tanpa batas waktu.

Sumber Reuters menyebutkan, perusahaan-perusahaan itu memperebutkan kontrak awal untuk memasarkan hingga 50 juta barel minyak yang menumpuk di persediaan perusahaan minyak negara Venezuela, PDVSA. Stok besar ini terbentuk akibat embargo ketat yang juga disertai penyitaan sejumlah kapal tanker.

Menurut Teng, pasar kini menunggu kejelasan bagaimana minyak Venezuela yang tersimpan itu akan dijual dan dikirim. Jika penjualan tidak dibatasi, kekhawatiran kelebihan pasokan bisa kembali membebani harga.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya