Ilustrasi (Artificial Inteligence)
Ilustrasi (Artificial Inteligence)
Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 44 sen atau 0,71 persen menjadi 62,43 Dolar AS per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 39 sen atau 0,68 persen ke 58,15 Dolar AS per barel. Sehari sebelumnya, kedua acuan harga tersebut melonjak lebih dari 3 persen setelah sempat turun selama dua hari. Secara mingguan, Brent diperkirakan naik sekitar 2,7 persen dan WTI menguat 1,4 persen.
Penguatan harga terutama dipicu langkah Presiden AS Donald Trump yang menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro pekan lalu, disertai klaim bahwa AS akan menguasai sektor minyak negara Amerika Selatan tersebut. Di sisi lain, kerusuhan sipil di Iran yang jadi salah satu produsen utama Timur Tengah, serta kekhawatiran meluasnya konflik Rusia-Ukraina hingga menyasar ekspor minyak Rusia turut menambah tekanan pada pasokan global.
Populer
Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
UPDATE
Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14
Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04
Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33
Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27
Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10
Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52
Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41
Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34
Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22
Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06