Berita

Ayah Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, HM Kunang usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026. (Foto: RMOL/ Jamaludin)

Hukum

Haji Kunang Diborgol dan Bungkam Ditanya Setoran Rp300 Juta ke Kajari Bekasi

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 21:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ayah Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, HM Kunang alias Haji Kunang bungkam saat disinggung penyerahan uang Rp300 juta kepada mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bekasi, Eddy Sumarman.

Sikap itu ditunjukkan Kunang usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemkab Bekasi. Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 8 Januari 2026.

Selama digiring menuju mobil tahanan sembari diborgol, Kunang lebih memilih diam saat dicecar awak media soal aliran uang untuk Eddy.


Kunang diduga sudah menyerahkan Rp300 juta kepada Eddy melalui Sekretaris Dinas (Sekdis) Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkab Bekasi Beni Saputra. Sedangkan Bupati Ade diduga menyerahkan secara langsung uang sebesar Rp100 juta kepada Eddy.

Pemberian itu berkaitan laporan dari LSM yang masuk ke Kejari Kabupaten Bekasi.

Berkaitan aliran uang tersebut, tim penyidik juga mendalaminya dari keterangan Beni Saputra. Dalam kasus ini, Beni disebut menjadi makelar kasus (markus) di Kejari Kabupaten Bekasi. Beni telah diperiksa pada Senin, 5 Januari 2026.

Haji Kunang telah ditetapkan sebagai tersangka bersama anaknya, Ade Kuswara Kunang serta pihak swasta Sarjan pada Sabtu, 20 Desember 2025. Ketiganya menjadi tersangka setelah terjaring OTT KPK pada Kamis, 18 Desember 2025.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya