Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bangkitkan Ekonomi Pasca-Banjir: Pemerintah Siapkan Langkah Masif untuk 2,3 Juta UMKM

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 10:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah bergerak cepat untuk memulihkan denyut ekonomi di wilayah terdampak banjir Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Mulai 9 Januari 2026, tahap rekonstruksi dan pemulihan ekonomi bagi lebih dari 2 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) resmi digulirkan.

Fokus utama di hari pertama adalah memastikan infrastruktur perdagangan dasar kembali berfungsi. Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan bahwa pembersihan toko, warung, serta aktivasi pasar rakyat menjadi prioritas.


“Tujuannya agar perekonomian masyarakat kembali bergerak,” ujarnya saat rapat koordinasi tingkat menteri bersama Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Jakarta, dikutip Kamis 8 Januari 2026. 

Data terbaru menunjukkan skala dampak yang cukup masif, yakni mencapai 2.304.297 UMKM. Untuk menangani hal ini secara spesifik, pemerintah menyiapkan delapan Klinik UMKM Bangkit yang tersebar di titik strategis, yaitu di Banda Aceh, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang, kemudian Tapanuli Tengah dan Medan, serta Padang.

Kabar baiknya, lebih dari 200.000 debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) akan mendapatkan relaksasi kredit. Kebijakan ini diambil setelah melalui pemetaan intensif bersama bank penyalur dan lembaga penjamin.

Tak hanya bantuan finansial, mobilisasi massa juga dilakukan. Sebanyak 1.132 personel yang terdiri dari praja IPDN dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dikerahkan khusus untuk membantu reaktivasi pasar rakyat di lapangan.

Pemulihan ini bukan kerja satu pihak. Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menjelaskan bahwa pemberdayaan dilakukan melalui kelompok kerja (Pokja) lintas kementerian yang melibatkan Kemensos, Kemen UMKM, Badan Ekonomi Kreatif, hingga Kemendes.

Seluruh langkah ini akan bersinergi dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi di bawah komando Mendagri Tito Karnavian. Salah satu strategi unggulannya adalah melibatkan warga lokal melalui skema padat karya.

“Keterlibatan masyarakat diharapkan memberikan manfaat berupa cash for work sehingga mereka tidak hanya terlibat dalam proses pemulihan, tetapi juga mendapatkan penghasilan,” pungkas Muhaimin.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya