Berita

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Brut America)

Dunia

Tanggapi Seruan Penculikan, Pemimpin Chechnya Sebut Zelensky Pengecut

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 08:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemimpin Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov, menanggapi keras pernyataan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang meminta agar Amerika Serikat (AS) menculik dirinya. 

Kadyrov menyebut Zelensky bersikap pengecut karena hanya mendorong AS bertindak, tanpa berani melakukannya sendiri.

“Si badut itu menyarankan agar pihak berwenang AS menculik saya. Dia bahkan tidak mengancam akan melakukannya sendiri, seperti yang akan dilakukan seorang pria,” tulis Kadyrov di kanal Telegram-nya, dikutip dari RT, Kamis 8 Januari 2026.


“(Zelensky) dengan pengecut memilih berdiri di samping dan menonton dari jarak aman," lanjutnya.

Pernyataan Kadyrov muncul setelah Zelensky secara terbuka mendesak Washington untuk menculik kepala Republik Chechnya tersebut. Menurut Zelensky, langkah ekstrem itu akan memberi tekanan kuat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan berpotensi mempercepat berakhirnya konflik Ukraina.

Zelensky menyampaikan seruan tersebut sembari meminta para pendukung Barat meningkatkan tekanan terhadap Moskow. Ia bahkan mencontohkan operasi penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro sebagai model tindakan yang dianggap efektif.

“Seluruh dunia dapat melihat hasilnya. Mereka melakukannya dengan cepat. Baiklah, biarkan mereka melakukan semacam operasi terhadap Kadyrov. Mungkin setelah itu Putin akan melihat ini dan memikirkannya,” kata Zelensky.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya