Berita

Mantan Kajari Kabupaten Bekasi Eddy Sumarman. (Foto: Dokumen Kejari Purworejo)

Hukum

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Bupati Bekasi ke Mantan Kajari

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 10:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penyidik masih terus mendalami dugaan aliran uang dari Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang alias Haji Kunang, kepada mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bekasi, Eddy Sumarman.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut penyidik menelusuri peran Beni Saputra, mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkab Bekasi, yang diduga menjadi perantara aliran dana tersebut. Beni telah diperiksa di Gedung Merah Putih KPK pada Senin, 5 Januari 2026.

“Masih kami dalami, apakah aliran uang dari ADK dan HMK berhenti di Beni Saputra atau mengalir kembali ke pihak lain,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 6 Januari 2026.


Beni Saputra sebelumnya enggan berkomentar usai menjalani pemeriksaan selama delapan jam. Ia juga sempat mangkir dari panggilan penyidik pada 29 Desember 2025. Dalam pemeriksaan, penyidik turut mendalami kedekatan Beni dengan Eddy Sumarman. Beni diketahui sempat diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) dan menjabat Ketua PODSI Kabupaten Bekasi.

KPK menduga Haji Kunang menyerahkan uang Rp300 juta kepada Eddy Sumarman melalui Beni Saputra. Sementara Ade Kuswara diduga memberikan Rp100 juta secara langsung. Pemberian tersebut diduga berkaitan dengan penanganan laporan LSM di Kejari Kabupaten Bekasi.

Dalam rangka penyidikan, KPK telah melakukan serangkaian penggeledahan sejak 22 Desember 2025, termasuk di kantor Pemkab Bekasi, rumah Ade Kuswara, kantor perusahaan Haji Kunang, serta rumah pihak swasta Sarjan. Penyidik menyita puluhan dokumen, barang bukti elektronik, uang tunai, hingga satu unit mobil Toyota Land Cruiser.

Dari barang bukti elektronik, penyidik menemukan sejumlah percakapan yang telah dihapus dan kini menelusuri pihak yang memerintahkan penghilangan jejak tersebut. Dokumen yang disita berkaitan dengan proyek pengadaan tahun 2025 dan rencana proyek 2026.

Ade Kuswara, Haji Kunang, dan Sarjan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap ijon proyek Pemkab Bekasi pada 20 Desember 2025. KPK mengungkap, sejak Desember 2024 hingga 2025, Ade diduga menerima ijon proyek senilai Rp9,5 miliar dari Sarjan melalui sejumlah perantara. Selain itu, Ade juga diduga menerima aliran dana lain sepanjang 2025 sebesar Rp4,7 miliar.

Total penerimaan Ade mencapai Rp14,2 miliar. Dalam OTT, KPK turut mengamankan uang tunai Rp200 juta yang diduga sisa setoran ijon proyek keempat.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya