Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Melonjak Dipicu Sentimen Politik Global

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 10:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak mentah dunia tercatat menguat sekitar 1 Dolar AS per barel pada perdagangan Senin 5 Januari 2026 menyusul penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, oleh Amerika Serikat. Peristiwa ini memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan energi dari negara pemilik cadangan minyak terbesar di dunia tersebut.

Brent melambung 1,66 persen atau 1,01 Dolar AS ke level 61,76 Dolar AS per barel. Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melambung 1 Dolar AS atau 1,74 persen menjadi 58,32 Dolar AS per barel.

Pasar merespons rencana Washington untuk mengambil alih kendali Venezuela sebagai anggota OPEC. Meski harga sempat fluktuatif dan anjlok di awal sesi, ketidakpastian mengenai perubahan arus pasokan minyak akhirnya mendorong harga berbalik menguat.


Output minyak Venezuela saat ini hanya berada di kisaran 1 juta barel per hari (1 persen produksi global) akibat salah kelola bertahun-tahun. 

Pasar menanti apakah perubahan rezim dapat mencabut blokade dan sanksi yang selama ini menahan ekspor minyak mereka di fasilitas penyimpanan.

Selain isu Venezuela, harga minyak didukung oleh meningkatnya risiko geopolitik lainnya, termasuk potensi intervensi militer AS di kawasan Amerika Latin serta tensi dengan Iran. 

Presiden Trump menyebut Kolombia dan Meksiko dapat menghadapi tindakan militer jika gagal menekan aliran narkoba ilegal.

Keputusan OPEC dan sekutunya untuk mempertahankan level produksi pada hari Minggu turut memberikan batasan pada pergerakan harga di tengah situasi yang tidak menentu.

Analis menilai bahwa meskipun harga menguat, pelaku pasar masih bersikap hati-hati karena belum adanya kepastian kapan produksi Venezuela dapat meningkat kembali atau bagaimana respons perusahaan minyak besar terhadap situasi ini.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya