Berita

Nicolas Maduro saat digiring menuju persidangan perdananya di pengadilan Amerika Serikat (Tangkapan layar RMOL dari siaran France 24)

Dunia

Maduro di Persidangan AS: Saya Bukan Orang Jahat

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Venezuela Nicolas Maduro untuk pertama kalinya muncul di pengadilan federal Amerika Serikat pada Senin, 5 Januari 2026 waktu setempat atau Selasa pagi waktu Indonesia.

Dikutip dari Associated Press, dalam sidang singkat itu, Maduro dengan tegas membantah seluruh tuduhan perdagangan narkoba yang dialamatkan kepadanya.

Mengenakan seragam tahanan biru, Maduro menyebut penangkapannya tidak sah dan menegaskan dirinya tidak bersalah. “Saya tidak bersalah. Saya bukan orang jahat. Saya orang baik, presiden negara saya,” ujarnya dalam bahasa Spanyol, sebelum pernyataannya dipotong oleh hakim.


Istrinya, Cilia Flores, turut hadir dan memperkenalkan diri sebagai “Ibu Negara Republik Venezuela.” 

Melalui penerjemah, ia juga menyatakan tidak bersalah. Pengacara mengungkapkan Flores mengalami cedera serius saat penangkapan, sehingga hakim memerintahkan jaksa memastikan ia mendapat perawatan medis dan sidang diakhiri lebih cepat.

Tim kuasa hukum Maduro menegaskan kliennya masih berstatus kepala negara berdaulat dan berhak atas kekebalan hukum, sekaligus mempertanyakan legalitas operasi militer AS. Namun, Washington menyatakan tidak lagi mengakui Maduro sebagai presiden sah Venezuela setelah pemilu 2024 yang kontroversial.

Jaksa AS menuduh Maduro dan lingkarannya bekerja sama dengan kartel narkoba untuk menyelundupkan ribuan ton kokain ke AS, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup jika terbukti bersalah. 

Sidang lanjutan dijadwalkan pada 17 Maret dan diperkirakan akan membuka pertarungan hukum yang panjang soal kewenangan AS mengadili mantan pemimpin negara asing.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya