Berita

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: Dokumentasi Pemkot Bandung)

Nusantara

Farhan Pede Sektor Pariwisata Mampu Genjot Pertumbuhan Ekonomi

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 01:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sektor pariwisata Kota Bandung diyakini bisa bangkit setelah sempat terpukul oleh sejumlah faktor sepanjang tahun ini. Meski data pasti lonjakan wisatawan masih menunggu rilis resmi, tren pergerakan pariwisata menunjukan arah yang sangat positif.

“Lonjakannya alhamdulillah, belum dapat angka pastinya, tapi kelihatannya pariwisata kita akan tumbuh sangat positif,” ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin malam, 5 Januari 2026.

Ia menjelaskan, sektor pariwisata Bandung sempat mengalami dua pukulan besar. Pertama, kebijakan efisiensi anggaran di awal tahun yang berdampak pada penurunan aktivitas wisata, terutama saat bulan puasa dan libur Lebaran. Kondisi tersebut membuat pergerakan wisatawan ke Kota Bandung tidak sekuat tahun-tahun sebelumnya.


Pukulan kedua datang dari peristiwa kerusuhan yang terjadi pada 29 dan 30 Agustus 2025 lalu. Insiden tersebut, menurut Farhan, sangat mempengaruhi performa pariwisata, khususnya pada bulan September, yang biasanya menjadi salah satu periode pergerakan wisatawan.

Meski demikian, Farhan menyebutkan, dalam tiga hingga empat bulan terakhir, sektor pariwisata Kota Bandung mulai menunjukan tanda-tanda kebangkitan. Aktivitas ekonomi kembali menggeliat, seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat dan wisatawan untuk kembali berkunjung.

“Di tiga bulan terakhir atau tiga bulan keempat ini kelihatannya bangkit lagi. Angka terakhirnya masih kita tunggu-tunggu,” ungkapnya.

Dari sisi makro, Farhan memaparkan laju pertumbuhan ekonomi Kota Bandung yang terus bergerak stabil. Pada triwulan pertama tercatat sebesar 4,99 persen, meningkat menjadi 5,43 persen di triwulan kedua, dan berada di angka 5,26 persen pada triwulan ketiga.

Dengan capaian tersebut, Farhan berharap rata-rata pertumbuhan ekonomi Kota Bandung sepanjang tahun dapat berada di atas 5 persen. Menurutnya, hal ini akan menjadi modal awal atau springboard bagi Kota Bandung untuk melompat lebih tinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan.

“Ini jadi papan lompat kita untuk mendekatkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat,” pungkasnya.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya